RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Lagi liburan di Wonosobo? Jangan lupa mampir di Warung Bobor Mbok Pawit. Menyajikan olahan sayur khas Dataran Tinggi Dieng yang segar dan menyehatkan.
Warung Bobor Mbak Pawit terletak di Jalan Angkatan No.45, sebelah selatan Alun-alun Wonosobo. Tak terlalu jauh dari Rumah Dinas Wakil Bupati Wonosobo.
Warung ini mulai dirintis pada tahun 1986 oleh Pawit beserta suaminya. Kini usaha tersebut diteruskan kepada putranya yang bernama Lukas. Lokasi warungnya sempat berpindah-pindah.
Pernah menempati Pasar Induk Wonosobo, lalu pindah ke sebelah timur Alun-alun yang kini dipugar menjadi Taman Prajuritan.
"Pertama dirintis tahun 1986 oleh orangtua saya. Awalnya buka di daerah Pasar Induk, terus pas kebakaran pindah ke Alun-alun. Sekarang sudah lebih dari 10 tahun pindah ke sini. Dulu jualannya cuma sayur bobor sama tempe bacem," ujar Lukas kepada Jawa Pos Radar Magelang, Minggu (22/12/2024).
Sayur sawi hijau yang diolah menjadi bobor berasal dari Dataran Tinggi Dieng masuk wilayah Kecamatan Kejajar. Sayur yang digunakan pun harus dalam keadaan segar. Tidak melalui proses frozen.
Seporsi sayur bobor berkuah santan encer terasa kurang nikmat jika tidak dipadu tempe dan tahu bacem. Serta sambal cabai hijau hasil panen petani di Dataran Tinggi Dieng.
Di samping sayur bobor, warung ini juga menyediakan berbagai lauk pauk lain.
Seperti telur dadar, telur ikan, perkedel, tongkol goreng, ikan balado, ayam bahkan petai goreng. Ada juga sayur asem, oseng-oseng dan sayur lodeh.
"Harga seporsi nasi bobor Rp 8.000, kalau bacemannya Rp 2 ribuan, ayam mulai Rp 6 ribu sampai Rp 12 ribu. Kalau dibungkus juga menyesuaikan permintaan," tegas Lukas kembali.
Ia menjelaskan di akhir pekan, warungnya lebih ramai dari hari-hari biasa. Pelanggannya beragam latar belakang. Mulai dari wisatawan dari dalam hingga luar kota dan tentu saja warga setempat. (mg27/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo