Heriyanto, Warga Magelang Utara Sulap Cangkang Telur Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomis

Magang Radar Magelang • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 06:48 WIB
Heriyanto, owner Pinilih Craft Magelang Utara menunjukkan produk kerajinan rumah tangga dan dekorasi dari cangkang telur. (PUTRI NASYWA KHAIRUNISA/JAWAPOS RADAR MAGELANG)
Heriyanto, owner Pinilih Craft Magelang Utara menunjukkan produk kerajinan rumah tangga dan dekorasi dari cangkang telur. (PUTRI NASYWA KHAIRUNISA/JAWAPOS RADAR MAGELANG)

RADARMAGELANG.ID, Magelang--Limbah cangkang telur selama ini dibuang tidak ada gunanya. Namun di tangan Heriyanto, kulit telur disulap menjadi berbagai macam kerajinan tangan yang bernilai ekonomis.

Awalnya, Heriyanto mendirikan Pinilih Craft pada 2017 yang folus membuat kerajinan dari kayu. Namun banyaknya limbah cangkang telur dari usaha roti yang tidak dimanfaatkan, akhirnya Heriyanto mencoba mengombinasikan dengan limbah kayu di sekitar Magelang untuk dibuat kerajinan.

Produk Pinilih Craft fokusnya kitchenware (peralatan dapur) dan dekorasi.  Meliputi hiasan meja, hiasan dinding, serta berbagai perlengkapan rumah tangga berbahan kayu yang dipercantik dengan teknik laminasi pecahan kulit telur. 

“Jadi, saya mendapatkan ide ini setelah menghadiri sebuah pameran kerajinan di Taman Lumbini, Candi Borobudur. Saya terinspirasi celengan tanah liat berhias kulit telur, lalu saya memodifikasinya dengan menggunakan media kayu sisa yang mudah ditemukan di Magelang,” ceritanya kepada Jawa Pos Radar Magelang yang menemui di rumahnya di Magelang Utara.

Perajin binaan Disperindag dan Bank Indonesia ini mengaku sempat mengalami kesulitan dalam pemasaran produknya.

Namun saat kurasi di Galeri Yogyakarta International Airport (YIA) dan kurasi BI, produk Pinilih Craft lolos seleksi dan terpilih menjadi target binaan.  

“Produk saya sudah sampai luar negeri, bukan ekspor ya. Tapi, pada saat pameran ada pembeli dari Thailand dan Korea Selatan yang memesan karena tertarik dari produk kita,” katanya bangga. 

Harga produk Pinilih Craft mulai Rp15 ribu hingga Rp500 ribu.

Dalam berproduksi, Heriyanto dibantu tiga pekerja tetap. 

Produk kerajinannya pernah memenangkan berbagai penghargaan, seperti masuk nominasi event INACRAFT (Indonesian Craft), event Borobudur Marathon 2022 dan yang terbaru mendapatkan penghargaan terbaik ketiga dalam event  Magelang Fair 2026.

“Harapan ke depan, saya bisa ekspor ke luar negeri untuk memperluas pemasaran dengan dibantu UMKM lainnya yang sudah ada link di BI agar bersama-sama,” harapnya. (mg8/mg4/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
cangkang telur Pinilih Craft UMKM kerajinan Magelang Utara