RADARMAGELANG.ID, Magelang—Tensi persaingan dalam Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Tidar (Untidar) periode 2026-2030 mulai terasa.
Empat bakal calon (balon) rektor menyampaikan visi, misi, dan program kerja pada sidang senat terbuka di Gedung dr. HR Suparsono, Rabu (15/9/2026).
Mereka adalah Prof. Dr. Drs. H. Najahan Musyafak, MA. dari UIN Walisongo Semarang; balon petahana Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. dari Universitas Sebelas Maret (UNS), serta dua balon dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, yakni Dr. Agus Haryanto dan Prof. Dr. Ir. Gito Sugiyanto, S.T., M.T., IPM, ASEAN Eng. Balon rektor Prof. Gito saat ini menjabat Dekan Fakultas Teknik Untidar.
Dalam penyampaian visi, misi, serta program kerja ini, masing-masing bakal calon rektor diberikan waktu paparan 20 menit dilanjutkan tanya jawab 20 menit. Setelah menyampaikan visi, misi, dan program kerja, empat balon rektor akan dilakukan penyaringan menjadi tiga orang, yang selanjutnya akan ditetapkan oleh senat yang bakal dikirimkan ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk menjalani penelusuran rekam jejak serta uji wawancara.
“Tahapan pemilihan rektor direncanakan pada 13 Oktober 2026. Jadwal ini menyesuaikan jadwal menteri atau pejabat kementerian yang ditunjuk. Pada tahapan ini senat memiliki 65 persen suara, sedangkan menteri memiliki 35 persen suara,” jelas Ketua Panitia Pemilihan Rektor Untidar Ir Ibrahim Nawawi.
Ibrahim menambahkan, dalam proses penyaringan ini terdiri atas tiga kegiatan. Pertama, penyampaian visi, misi, dan program kerja bakal calon rektor. Kedua, penilaian melalui pemungutan suara yang dilaksanakan pukul 13.00 untuk mengerucutkan dari empat menjadi tiga calon. Ketiga, penetapan tiga calon rektor.
“Visi, misi, dan program kerja merupakan kondisi yang sangat strategis. Kita harus mengetahui cita-cita dan strategi untuk mengembangkan Untidar ke depan, meliputi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan pengembangan di beberapa lokasi,” paparnya.
Ia mengatakan, untuk hasil penyaringan belum bisa menentukan siapa rektor definitif. Setelah tiga nama ditetapkan, proses dilanjutkan ke kementerian. “Ada waktu paling tidak satu bulan sebelum dilakukan pemilihan pada tanggal 13 Oktober mendatang. Tanggal itu tentatif, tergantung jadwal Pak Menteri,” ujarnya.
Masa jabatan Rektor Prof. Sugiyarto sendiri baru berakhir pada 21 Desember 2026. Berdasarkan regulasi, pemilihan rektor dilakukan maksimal dua minggu sebelum masa jabatan berakhir.
Selain hasil penilaian senat, menteri juga akan mempertimbangkan rekam jejak dan hasil wawancara khusus terhadap tiga calon. Wawancara dari Kementerian biasanya dilakukan secara daring. Namun tidak menutup kemungkinan secara luring di Jakarta, mengikuti pengalaman PTN lain pada periode sebelumnya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto