RADARMAGELANG.ID, Magelang—Pemerintah Kota Magelang bersama TNI menggelar kegiatan Serbuan Teritorial sebagai bagian dari Operasi Militer Selain Perang.
Fokusnya menyasar perbaikan infrastruktur dasar hingga bantuan langsung kepada warga.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyebut kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama agar seluruh wilayah kota berada dalam keterjangkauan dan pengawasan. “Kegiatan ini bentuk kepedulian kita semuanya untuk bagaimana sebuah teritorial itu betul-betul semua dalam keterjangkauan, semua dalam pengawasan, dan kita yang ada di sini sebagai stakeholder hadir untuk membantu masyarakat di teritorial itu,” ujar Damar.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Magelang menggandeng TNI untuk sejumlah program. Seperti melakukan rehabilitas rumah tidak layak huni (RTLH), kemudian perbaikan infrastruktur jalan dan trotoar, serta menyalurkan bantuan sembako.
Menurut Damar, pentingnya sinergitas ini juga merupakan langkah menjaga stabilitas wilayah dan meringankan beban masyarakat. “Contoh yang paling besar itu tentang stabilitas wilayah. Terus yang berikutnya ya membantu warga, membantu kesusahan warga. Ini TNI dari dulu kala bagaimana membantu meringankan apa yang menjadi beban masyarakat,” katanya.
Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menyampaikan, untuk rehabilitas RTLH ini ada sekitar 40 KK yang dikerjakan. Dengan target perbaikan itu sekitar dua bulan bisa selesai dan bisa ditempati warga. “Kami juga melakukan perbaikan atau rehabilitas trotoar sepanjang 2,2 kilometer. Di situ juga dipasangi untuk disabilitas, sehingga memudahkan bagi yang melintas," kata Danrem.
Trotoar tersebut berada di sepanjang Jalan Jenderal Subroto, tepatnya di depan Akademi Militer. Selain itu juga dilakukan perbaikan paving jalan dan kerja bakti bersama warga. Bantuan sembako juga diberikan secara rutin kepada masyarakat. Jenisnya menyesuaikan kebutuhan dasar seperti beras dan minyak. “Kalau sembako itu kami menyalurkan 65 paket. Isinya kebutuhan sembilan bahan pokok, seperti beras dan minyak,” terang Danrem.
Ia berharap hasil pembangunan bisa bermanfaat dalam jangka panjang dan dirawat oleh masyarakat. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto