Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Kemah Simfoni Pandu Pengenal SMP Mutual Kota Magelang Tanamkan Kemandirian dan Sikap Sosial Siswa

H. Arif Riyanto • Kamis, 18 Juni 2026 | 20:32 WIB
Siswa SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang kembali menggelar kemah Hizbul Wathan yang dikemas dengan "Kemah Simfoni Pandu Pengenal."
Siswa SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang kembali menggelar kemah Hizbul Wathan yang dikemas dengan "Kemah Simfoni Pandu Pengenal."

RADARMAGELANG.ID, Mungkid-- SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang kembali menggelar kemah Hizbul Wathan yang dikemas dengan "Kemah Simfoni Pandu Pengenal" yang dilaksanakan selama 3 hari di lapangan Giyanti, Candimulyo, Kabupaten Magelang, Kamis-Sabtu (11-13/6/2026).

Acara diawali dengan kedatangan siswa dan pendirian tenda.

Para siswa dengan kompak saling bekerja sama.

Hal ini dapat memberikan penanaman karakter kemandirian dan kerja sama.

Selanjutnya, acara dibuka secara langsung oleh kepala sekolah, Ahmad Haryanto.

Dalam sambutannya, dirinya mengajak kepada para siswa untuk mengikuti kemah dengan baik.

Tertib aturan dan juga selalu mengikuti perintah serta jadwal yang sudah ditetukan oleh para ramanda (pelatih Hizbul Wathan).

"Ada banyak ilmu yang dapat diambil dalam kegiatan ini. Selain sekadar fun, kita diajarkan untuk kemandirian dan bersosial. Bagaimana merawat kekompakan, ini soal bersosial. Saling menghargai dalam keputusan bersama", ujarnya.

Ketua panitia Ardan Pradana menyampaikan, dalam kegiatan ini ada beberapa lomba yang diikuti oleh peserta dari kelas VII dan VIII.

Di antaranya lomba memasak, jelajah pandu, pentas seni dan menghias tenda.

"Dari perlombaan tersebut, ada banyak penanaman karakter yang dapat diambil oleh para siswa. Kekompakan dan kemandirian menjadi ruang berharga untuk mengasah karakter diri para siswa," ulasnya.

Ditambahkan oleh Zufal Abdilah selaku kesiswaan menjelaskan bahwa kemah ini diikuti oleh siswa boarding dan fullday.

Bagi anak boarding, jauh dari orang tua sudah biasa.

Kalau anak fullday, ditinggal tiga hari banyak orang tua yang sudah khawatir.

Ini hanya soal kebiasaan saja.

"Banyak orang tua yang khawatir karena putra-putrinya jarang jauh darinya. Padahal, kegiatan ini memberikan kemandirian. Dan anaknya nyaman-nyaman saja", ceritanya.

Lebih lanjut Zufal menyampaikan, terlihat anak-anak dengan kompak bekerja sama.

Seperti saat menghias tenda, lomba masak, dan pentas seni.

"Anak-anak cukup enjoy. Mereka menikmati setiap kegiatan dengan baik. Semoga kegiatan seperti ini dapat menjadi ruang bersosial, sehingga anak-anak memiliki karakter sosial yang baik di tengah kondisi zaman saat ini", katanya.(ima/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#kemah #SMP Mutual #Candimulyo #hizbul wathan #Kota Magelang