RADARMAGELANG.ID, Magelang - Ratusan siswa SMP Mutual Kota Magelang antusias menyaksikan pembelihan dua ekor sapi dan lima kambing kurban, Kamis (28/5/2026).
Ketujuh hewan kurban tersebut diperoleh dari sinergi seluruh warga sekolah.
Menariknya, satu ekor sapi senilai Rp 30 juta berhasil dibeli dari patungan seluruh siswa kelas 7 dan 8.
Kemudian satu ekor sapi dibeli oleh tujuh shohibul kurban dari unsur guru dan orang tua, serta lima kambing dari siswa.
"Kami sampaikan kepada anak-anak bahwa berkurban itu tentang merelakan. Setiap orang pasti punya keinginan-keinginan duniawi, tetapi dalam urusan kepada Tuhan, karena sejatinya kurban itu panggilan Allah, maka kita ajak berkurban sejak dini agar mereka belajar merelakan untuk mendahulukan urusan Allah daripada urusan dunia," tutur Humas SMP Mutual Kota Magelang Fury Fariansyah.
Nantinya, daging hewan kurban tersebut dibagikan kepada 400 keluarga penerima manfaat yang merupakan warga sekitar sekolah.
Fury mengatakan, tradisi menyembelih hewan kurban di sekolah baru berlangsung selama dua tahun.
Sebelumnya, penyembelihan hewan kurban dilaksanakan di kantong-kantong wilayah siswa SMP Mutual di Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, dan Kabupaten Wonosobo.
"Kami pernah melaksanakan di daerah Gunung Gupak, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Di sana, anak-anak tidak hanya berkurban, tapi mereka juga berkemah," ungkapnya.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang Prof Rifqi Muhammad yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, kurban di tingkat sekolah menjadi sumber pembelajaran yang berharga, sekaligus menjadi momen tepat untuk meletakkan nilai-nilai spiritualis yang tidak hanya teori tapi juga praktik.
"Tentu pelaksanaan ini menjadi edukasi yang luar biasa, karena nantinya mereka akan tumbuh dewasa, kemudian berkarir dan mendapat rezeki. Kita berharap, kelak mereka ingat untuk menjadi sohibul kurban," harapnya. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto