Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Warga Kota Magelang Dilatih Penanganan Kebakaran Skala Ringan 

Puput Puspitasari • Senin, 27 April 2026 | 09:22 WIB
Masyarakat dilatih memiliki keterampilan memadamkan api untuk skala kebakaran kecil.
Masyarakat dilatih memiliki keterampilan memadamkan api untuk skala kebakaran kecil.

RADARMAGELANG.ID, Magelang Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengimbau masyarakat waspada terhadap musim kemarau yang diprediksi akan masuk pada awal Mei mendatang. Selain menyebabkan bencana kekeringan, kemarau juga bisa menjadi pemicu kebakaran.

Damar menilai, keterampilan pemadaman api secara mandiri di tingkat masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah kebakaran semakin meluas. Meski dibutuhkan nyali, nyatanya, penanganan kebakaran tetap membutuhkan keterampilan dan ilmu yang tepat, agar langkah yang diambil tidak membahayakan jiwa, serta dapat mengurangi dampak kerugian materi yang lebih besar. 

Pihaknya pun memberikan pelatihan penanganan dini kebakaran kepada Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Tim Penggerak PKK kelurahan se-Kota Magelang.  Pelatihan semacam itu diharapkan bisa diteruskan ke masyarakat. Sebab tidak dipungkiri, wilayah di Kota Magelang memiliki banyak permukiman padat penduduk. “Ini adalah langkah kita untuk membangun masyarakat yang tanggap dan siap menghadapi risiko bencana, khususnya kebakaran," kata Damar.

Meski kebakaran dapat dipicu dari faktor alam, namun tidak dipungkiri bisa terjadi akibat kelalaian manusia. Lanjut Damar, kebakaran kerap dipicu oleh hal-hal sederhana yang sering diabaikan, seperti lupa mematikan kompor, instalasi listrik yang tidak layak, maupun penggunaan colokan listrik secara berlebihan. “Ini sangat penting. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan rumah tangga,” tandasnya.

Selain upaya pencegahan, Damar juga mengingatkan pentingnya sikap tanggap saat terjadi kebakaran. Di antaranya, tidak panik, mengutamakan keselamatan jiwa, serta segera menginformasikan kejadian kepada lingkungan sekitar, dan petugas pemadam kebakaran. “Jangan meninggalkan rumah dalam kondisi sumber api masih menyala tanpa pengawasan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Magelang O.T. Rostrianto menjelaskan, materi pelatihan meliputi penyebab kebakaran dan praktik langsung penanganan kebakaran skala ringan. “Mereka kami latih bagaimana memadamkan api, seperti saat terjadi kebakaran pada kompor maupun tabung elpiji, menggunakan peralatan sederhana dan aman,” katanya.

Selain pelatihan, Pemkot Magelang juga memberikan bantuan hibah kepada RW 10 Rejowinangun Utara, berupa tujuh unit selang pemadam jenis fire hose rubber berukuran 2 inchi, panjang 30 meter, senilai Rp 14,9 juta. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kesiapan sarana prasarana masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran di lingkungan permukiman. (put/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#damkar #kebakaran #Wali Kota Magelang Damar Prasetyono