Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Resik-Resik Bareng, Sasar Pasar, Shelter PKL hingga Parkir RSUD Tidar Kota Magelang

Puput Puspitasari • Jumat, 17 April 2026 | 18:55 WIB
Wali Kota Magelang Damar Prasetyo saat memantau program resik-resik bareng di shelter pedagang kaki lima (PKL) Tuin Van Java Kawasan Alun-Alun Kota Magelang.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyo saat memantau program resik-resik bareng di shelter pedagang kaki lima (PKL) Tuin Van Java Kawasan Alun-Alun Kota Magelang.

 RADARMAGELANG.ID, Magelang Wali Kota Magelang Damar Prasetyono bersama Wakil Wali Kota dr. Sri Harso dan sejumlah pejabat meninjau pelaksanaan kegiatan Resik-Resik Bareng di beberapa titik lokasi di Kota Magelang, Jumat (17/4/2026).

Peninjauan dilakukan di sejumlah lokasi, mulai Pasar Rejowinangun, shelter pedagang kaki lima (PKL) Tuin Van Java, shelter Jendralan, Pasar Kebonpolo, hingga kawasan Jalan Pajajaran kawasan RSUD Tidar Kota Magelang.

Selain memantau kebersihan, Damar turut memberikan edukasi kepada warga dan pedagang tentang pentingnya menjaga kebersihan, kerapian, dan keindahan lingkungan.

Para pedagang mengepel lantai kawasan Alun-alun Kota Magelang.
Para pedagang mengepel lantai kawasan Alun-alun Kota Magelang.

Di Taman Badaan misalnya, ia mengingatkan para pedagang makanan dan mainan agar lebih tertib dalam berjualan dan tidak mengurangi fungsi taman sebagai ruang terbuka hijau.

"Ini tanah dan taman milik negara. Kita harus menjaga agar tetap bersih, rapi, indah, dan asri sesuai fungsinya sebagai taman dan ruang terbuka hijau. Mainan-mainan ini perlu ditertibkan, baik jumlah maupun penempatannya," kata Damar.

Di lokasi terakhir, di Jalan Pajajaran, Damar memantau kondisi lalu lintas di depan gedung rawat inap Aster RSUD Tidar yang kerap mengalami kemacetan akibat minimnya area parkir.

Hal itu terjadi karena area parkir RSUD Tidar tengah dalam proses renovasi, sehingga kapasitasnya berkurang.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkot Magelang akan memberlakukan sistem satu arah di kawasan Jalan Pajajaran guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.

"Jalan ini akan kita jadikan satu arah. Dari arah Tentara Pelajar diperbolehkan belok kanan, sedangkan dari Jalan Pemuda tidak diperbolehkan belok kanan. Ini untuk mengantisipasi membludaknya kapasitas parkir RSUD Tidar yang saat ini sedang direnovasi," jelas Damar.

Damar menyebut, Program Resik-Resik Bareng berjalan baik dan lancar.

Menurutnya, kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan mulai meningkat, dan hal itu dinilai berdampak langsung pada kualitas hidup warga serta daya tarik kota bagi pengunjung.

 "Dengan budaya bersih, rapi, dan peduli, kualitas hidup masyarakat akan meningkat. Kota Magelang akan benar-benar layak ditinggali dan nyaman bagi pengunjung. Dampaknya akan terasa pada pertumbuhan ekonomi. Kalau kota tidak bersih dan tidak indah, orang malas datang," ujarnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (DPPKUM) Kota Magelang Syaifullah, menyatakan, kegiatan Resik-Resik Bareng dirancang untuk menciptakan kenyamanan bagi seluruh masyarakat. 

Program ini rencananya akan digelar rutin setiap hari Jumat di pasar, shelter PKL, dan lokasi-lokasi strategis lainnya. (put/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Alun-Alun Kota Magelang #Resik #Pasar Rejowinangun Magelang #selter #Wali Kota Magelang Damar Prasetyono