RADARMAGELANG.ID, Magelang – Pemkot Magelang hadirkan lomba fotografi dalam rangka Hari Jadi ke-1120 Kota Magelang. Lomba ini memperebutkan hadiah uang tunai puluhan juta rupiah.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang Imam Baihaqi mengatakan, lomba fotografi kembali dihelat karena acara ini meraih sukses di tahun lalu. Pada ajang serupa pada 2025, lebih dari 500 foto masuk ke meja penjurian. Tahun ini diharapkan dapat melebihi capaian tahun lalu dengan beragam sudut pandang pengambilan.
“Kita coba pertahankan lomba foto ini dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Magelang. Sebab, lomba foto menjadi sarana menyebarluaskan informasi event-event hari jadi dan tentunya juga mendukung program Magelang Bargaung,” ujarnya.
Dia menuturkan, akan ada banyak momen yang bisa menjadi kesempatan berburu foto. Sebab, rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Magelang akan berlangsung April sampai Juni mendatang. Event pertama pada Minggu (12/4/2026) mendatang berupa Grebeg Gethuk di Alun-alun Kota Magelang.
“Grebeg Gethuk ini jadi ikon hari jadi kita yang selalu ditunggu setiap tahunnya. Sebelum gethuk digrebeg, rangkaian acaranya sudah dimulai dari pagi di Mantiasih yang bisa menjadi objek foto menarik,” katanya.
Grebeg Gethuk, katanya, memang selalu menjadi objek foto menarik bagi para peserta lomba maupun masyarakat umum. Namun, yang perlu diperhatikan adalah serangkaian prosesinya yang juga tidak kalah menarik.
Peserta bebas memotret objek foto pada event apa saja di momentum Hari Jadi Kota Magelang. Tidak hanya Grebeg Gethuk, ada juga Rally PPMKI Jateng, Tidar Borobudur 10K, Kejurnas Tenis Junior, resik-resik pasar dan selter kuliner, wayangan, lomba tari, dan banyak lainnya.
“Peserta lomba foto kita arahkan jangan hanya fokus di puncak acara grebeg saja, tapi juga prosesi itu. Kita ingin mendapatkan foto yang beragam terkait event Grebeg Gethuk ini,” tuturnya.
Imam menyebutkan, lomba foto ini terbuka untuk umum, siapa saja dan dari mana saja asalnya boleh ikut. Kameranya juga boleh dari alat apa saja baik analog maupun profesional, bahkan drone juga dibolehkan. “Lomba ini gratis. Peserta tidak dipungut biaya apapun untuk bisa ikut,” tandasnya.
Dia menambahkan, hadiah lomba berupa uang pembinaan, trofi, dan e-sertifikat. Akan dipilih juga 10 foto pilihan dengan hadiah uang pembinaan dan e-sertifikat. Secara rinci uang pembinaan untuk juara 1 Rp 5.000.000, juara 2 Rp 3.000.000, dan juara 3 Rp 2.000.000. Kemudian untuk 10 foto pilihan masing-masing mendapatkan uang pembinaan Rp 1.000.000. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto