RADARMAGELANG.ID, Magelang—Radio Magelang FM menghadirkan program menarik selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Melalui rangkaian acara spesial Indahnya Ramadan, Magelang FM menghadirkan berbagai acara yang inspiratif, edukatif, bernuansa islami.
Program ini dirancang untuk menemani pendengar menjelang waktu berbuka puasa atau ngabuburit.
Indahnya Ramadan dikemas dalam sajian bincang-bincang, tausyiah, musik religi, dan lantunan ayat suci Alquran yang dibacakan oleh pelajar.
Konsep acara ini diharapkan bisa memberikan hiburan sekaligus meningkatkan semangat beribadah bagi semua pendengar dari segala usia.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominsta) Kota Magelang Muchamad Abdul Azis mengatakan, pelibatan anak-anak dalam segmen pembacaan ayat suci Alquran pada program Indahnya Ramadan merupakan sebuah inovasi dalam arti yang sesungguhnya.
Mereka diberi ruang untuk terlibat aktif dalam siaran radio publik, mengasah bakatnya, serta menanamkan karakter islami kepada generasi masa depan: agar tak hanya cakap intelektual dan teknologi, tapi juga kuat secara spiritual.
“Mungkin hari ini mereka membaca satu ayat di radio, namun kelak merekalah yang akan menghidupkan nilai-nilai Alquran di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Indahnya Ramadan akan mengudara setiap Senin-Jumat, pukul 15.30-16.30 WIB.
Pada setiap episode menghadirkan satu narasumber untuk memberikan tausyiah dan satu orang pelajar sebagai pembaca ayat suci Alquran.
Sementara siswa SD/SMP akan membaca ayat sesuai tema harian.
“Setiap episode akan menyampaikan kisah inspiratif atau pengalaman hidup yang berkaitan dengan tema, dan kita juga membuka interaksi dengan pendengar melalui SMS, WhatsApp, maupun telepon,” imbuhnya.
Pendengar Radio Magelang FM juga menyaksikan tayangan Indahnya Ramadan secara langsung melalui live streaming kanal-kanal media sosial Radio Magelang FM.
Selain Indahnya Ramadan, pihaknya juga memiliki program acara Kurma (Kultum Ramadan).
Kultum ini berdurasi 5-7 menit. Kurma disiarkan setiap hari—10 menit sebelum adzan Maghrib.
Menariknya, pengisi acara Kurma tidak hanya dari ustaz atau ustazah saja, tapi juga guru agama Islam dari SMP negeri di Kota Magelang.
“Selama program Ramadan, kami memperluas keterlibatan masyarakat pendidikan untuk menambah warna dan nilai kompetitif program Ramadan,” ujarnya. (adv/put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto