Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Kemeriahan Malam Pergantian Tahun Baru Imlek di kelenteng Liong Hok Bio Kota Magelang

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Selasa, 17 Februari 2026 | 23:36 WIB

 

Penampilan barongsai dan liong menghibur masyarakat saat malam pergantian Tahun Baru Imlek 2577 di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Liong Hok Bio Kota Magelang.
Penampilan barongsai dan liong menghibur masyarakat saat malam pergantian Tahun Baru Imlek 2577 di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Liong Hok Bio Kota Magelang.

RADARMAGELANG.ID, Magelang - Menyambut pergantian tahun baru Imlek 2577/2026, pada Senin (16/2/2026) malam .

Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Liong Hok Bio Kota Magelang mengawali rangkaian dengan penampilan barongsai dan liong samsi.

Pada saat penampilan barongsai Liong Samsi ini, tampak antusias masyarakat cukup tinggi.

Mereka rela menunggu penampilan barongsai sejak pukul 20.00, sambil berswa foto dengan background bangunan Kelenteng TITD Liong Hok Bio Kota Magelang.

Tidak hanya berasal dari umat Tionghoa saja yang hadir, masyarakat yang menikmati pertunjukkan lima barongsai dan liong ini juga beragam.

Dari orang tua, remaja, hingga anak-anak tampak sangat antusias dan menikmati penampilan tersebut.

Penampilan barongsai dan liong samsi sendiri baru dimulai sekitar pukul 21.00 atau satu jam sebelum rangkaian Sembahyang Ti Sik atau sembahyang tutup tahun dimulai. 

Usai tampil sekitar 30 menit, sekitar pukul 22.00, umat TITD bersiap untuk menjalani Sembahyang Ti Sik atau sembahyang tutup tahun.

Sembahyang dimulai sekitar pukul 22.10, dengan membunyikan genta atau lonceng.

Ketua Pembina Yayasan Tri Bhakti Magelang David Herman Jaya menjelaskan, Sembahyang Ti Sik ini memiliki makna untuk mengucapkan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas perjalanan hidup selama satu tahun terakhir.

Setelah sembahyang selesai, dilanjutkan tradisi tutup pintu dan buka pintu kelenteng.

Ia mengatakan, ritual ini merupakan bagian penting yang tidak terpisahkan dari perayaan Imlek di kelenteng tertua di Kota Magelang tersebut.

“Tradisi tutup pintu kelenteng pada pukul 23.45 menjelang Imlek sebagai salah satu simbolisasi menutup lembaran hidup tahun. Tepat pukul 00.00 pintu kembali dibuka sebagai simbol membuka dengan semangat yang baru,” kata David.

Setelah pintu kembali dibuka, ia menyampaikan, dilanjutkan dengan sembahyang.

Yakni, sembahyang awal tahun untuk menyambut dewa rezeki turun.

Saat ditanya dengan makna kuda api pada tahun baru Imlek 2577 ini, David menjelaskan, shio ini melambangkan kekuatan dan penerangan bagi umat, termasuk bagi Bangsa Indonesia.

“Dan saya juga berharap di tahun kuda api ini, semua harapan dan impian seluruh umat bisa lebih baik daripada sebelumnya. Selain itu, semua permasalahan termasuk permasalahan di negara Indonesia ini dapat teratasi,” harapnya.

Sementara itu, salah satu masyarakat yang hadir yakni Eri Romana mengaku, sangat terhibur dan seru.

Apalagi ini juga baru pertama kali nonton penampilan barongsai tepat di malam pergantian Tahun Baru Imlek. 

“Seru banget. Tadi niatnya cuman mau jalan-jalan. Tapi, karena ada event Imlek, jadinya kayak seru banget,” ujar mahasiswa UPN Jogjakarta ini. (rfk/aro)

 
 
Editor : H. Arif Riyanto
#Imlek #Kelenteng Liong Hok Bio #Kelenteng Liong Hok Bio Kota Magelang #liong #barongsai #david