Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Inovasi TOGA Unimma Juara II Gemilang Innovation Award

H. Arif Riyanto • Rabu, 17 Desember 2025 | 05:54 WIB
Salwa Sahiya Putri meraih Juara II Gemilang Innovation Award (GIA) Kabupaten Magelang 2025 kategori Mahasiswa dan Siswa.
Salwa Sahiya Putri meraih Juara II Gemilang Innovation Award (GIA) Kabupaten Magelang 2025 kategori Mahasiswa dan Siswa.

RADARMAGELANG.ID, MagelangTim Mahasiswa Program Studi Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Mereka berhasil meraih Juara II Gemilang Innovation Award (GIA) Kabupaten Magelang 2025 kategori Mahasiswa dan Siswa.

Penghargaan diserahkan pada Sabtu (13/12/2025) dalam Malam Penganugerahan Ajang Penghargaan Inovasi Daerah dan Semarak Seminar (Jagad Semar) di Kampung Seni Borobudur.

Diketuai oleh Salwa Sahiya Putri, tim mengangkat karya inovatif berjudul “TOGA: Konservasi Tanaman Obat Keluarga”, sebuah program yang berfokus pada upaya pelestarian tanaman obat keluarga sekaligus penguatan ekonomi masyarakat melalui pendekatan konservasi dan digitalisasi pemasaran.

Salwa menjelaskan, inovasi tersebut berangkat dari potensi besar Desa Growong, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, yang selama ini dikenal sebagai Kampung Herbal.

“Potensi tanaman obat di Desa Growong sangat melimpah, namun belum diimbangi dengan inovasi produk dan jangkauan pemasaran yang optimal. Melalui program TOGA, kami ingin membantu masyarakat menguatkan kembali identitas desa sekaligus meningkatkan nilai ekonomi tanaman herbal secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ide inovasi tersebut lahir dari diskusi intensif bersama masyarakat, tokoh desa, perangkat desa, serta dosen pendamping melalui pendekatan participatory assessment.

“Kami tidak datang membawa program jadi, tetapi berproses bersama masyarakat untuk menjawab kebutuhan di desa, mulai dari konservasi TOGA, pelatihan pengolahan herbal sampai pemasaran berbasis digital,” jelasnya.

Dosen pembimbing Dr. apt. Elmiawati Latifah, M.Sc, menyampaikan apresiasinya atas capaian tim mahasiswa Farmasi Unimma. Menurutnya, inovasi TOGA merupakan contoh konkret peran mahasiswa dalam menjawab persoalan masyarakat.

“Inovasi ini tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki dampak nyata. Mahasiswa mampu mengintegrasikan aspek konservasi, kesehatan, ekonomi, dan digitalisasi dalam satu gerakan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan,” tuturnya. (ima/sct/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Unimma #penghargaan #farmasi