LARSITA dikenal sebagai pejabat yang tegak lurus terhadap aturan.
Ia memegang teguh integritas dan berkomitmen tinggi terhadap nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, juga disiplin dalam menjalankan tugas pemerintahan, serta pelayanan publik.
Di mana saja ia memimpin, ia selalu berhasil.
Tidak heran, jika Larsita dipercaya Wali Kota Magelang untuk menempati jabatan-jabatan strategis.
Mulai dari kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Inspektur Daerah, hingga Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda).
Di tangannya pula, ia pernah memperbaiki kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) hingga melahirkan banyak inovasi kemudahan layanan administrasi kependudukan (adminduk) yang membuat angka kepuasan pelayanan publik meroket tajam.
Kota Magelang juga bertengger di tingkat nasional dari inovasi yang ia hadirkan.
Sebagai inspektur daerah, Larsita berhasil menyelamatkan miliaran rupiah keuangan negara yang nyaris hilang.
Upaya serupa juga pernah ia lakukan saat menjadi kepala BPKAD. Larsita mampu menyelesaikan masalah piutang pajak—tanpa muncul percikan api di permukaan.
Gaya kepemimpinan dan cara menyelesaikan masalah dengan humanis dan terukur berhasil meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan uang pajak daerah. Imbasnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Magelang melesat.
Warga tertib bayar pajak.
Atas kinerjanya itu, Jawa Pos Radar Semarang memberikan apresiasi Abdi Nagari Award kepada Larsita sebagai Abdi Integritas dan Keteladanan Publik.
Belum lama ini pula, Larsita mendapatkan penghargaan Anggaraksa Dharma dari Menteri Dalam Negeri sebagai Inspektur Berkinerja Terbaik Tahun 2025.
Larsita mengungkapkan, penghargaan ini bukanlah prestasi pribadi, melainkan usaha kolaboratif. Termasuk arahan pimpinan.
"Pimpinan, rekan kerja, dan masyarakat, seluruhnya memotivasi diri saya untuk bekerja dengan mengedepankan konsistensi antara perkataan dan perbuatan, berakar pada nilai etika moral," ujarnya Selasa (16/12/2025).
Sikap itu menjadi landasan Larsita dalam sehari-hari. Ia kukuh dalam menjaga marwah sebagai pejabat, menjunjung tinggi harga diri, kehormatan, dan martabat institusi pemerintahan serta profesi yang diemban.
"Integritas dan keteladanan adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat," tegasnya.
Esensi dari integritas yang diamalkan itu membuat Larsita merasa tenang dalam bekerja. “Ketika bekerja tanpa kepentingan apapun, di mana pun akan merasa tenang,” imbuhnya.
Ia menilai, sikap jujur dalam bekerja adalah sebuah pilihan.
Tidak ada nilai tawar.
Meskipun orang jujur kerap mendapat pertentangan. Jujur adalah fondasi penting dalam membangun budaya antikorupsi.
“Jujur itu mujur. Kalau kita orang beragama dan kemudian mengamalkannya, kalau toh di dunia ini tidak dapat apa-apa, Insyaallah nanti di sana (akhirat, Red) kita akan dapat (manfaatnya),” pungkas Pj Sekda Kota Magelang itu. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto