RADARMAGELANG.ID, Magelang- Jargon “Membangun Bersama, Melayani Sepenuh Hati” menegaskan komitmen Pemkot Magelang dalam memberikan pelayanan publik yang ramah dan inklusif.
Tidak hanya itu, setiap kebijakan pemerintah pun harus lahir dari aspirasi, bukan atas kepentingan pribadi.
Manifestasi dari sikap tersebut tergambar jelas dari sembilan program unggulan Pemkot Magelang yang dirancang pada masa kepemimpinan Wali Kota Magelang Damar Prasetyono dan Wakil Wali Kota Magelang dr Sri Harso.
Penerjemahan kesembilan program itu tertuang dalam empat klaster program prioritas, yakni Magelang Kita Peduli, Magelang Tumoto, Ngrawat Magelang, dan Magelang Bergaung.
Program-program tersebut ditargetkan mengantarkan Magelang sebagai kota perdagangan dan jasa yang harmonis, humanis, nyaman, dan berkelanjutan.
Juga terwujud penyelenggaraan pemerintahan yang bermartabat.
“Gol kita adalah terwujudnya pemerintahan yang transparan, akuntabel, berkredibilitas, dan dipercaya oleh rakyat,” ujar Wali Kota Magelang Damar, Rabu (3/12/2025).
Di bidang kesehatan, Damar menghadirkan program puskesmas pagi dan sore. Memungkinkan setiap masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan terdekat hingga malam hari.
Tidak berhenti di situ, Damar menerapkan layanan pengantaran obat, khusus untuk lansia dan disabilitas yang mengakses layanan kesehatan di RSUD Tidar Kota Magelang.
Bagi Damar, kesehatan masyarakat tidak hanya didukung dengan fasilitas kesehatan yang memadai dan tenaga kesehatan yang mumpuni.
Ada hal penting lain yang turut memengaruhi, yakni lingkungan yang sehat.
Melalui program Ngrawat Magelang, Damar menggerakkan seluruh elemen untuk Nyapu Bareng.
Sebuah kampanye untuk mengubah perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, agar terhindar dari wabah penyakit juga bencana alam.
Damar juga mengaktifkan peran masyarakat melalui program Kampung Proklim untuk menjaga Kota Magelang tetap hijau.
Dari hal itu, Kota Magelang berhasil menembus peringkat 10 besar Kabupaten/Kota Paling Berkelanjutan se-Indonesia dalam ajang UI GreenCityMetric 2025.
“Penghargaan ini membuktikan bahwa dedikasi kolektif berhasil mewujudkan Kota Magelang yang lebih lestari, hijau, dan layak huni,” ucapnya.
Masih di bidang lingkungan, Kota Magelang baru saja meraih penghargaan Bhumandala Ariti (Perunggu) untuk kategori Pemerintah Kota dalam ajang Bhumandala Awards 2025.
Sebuah Inovasi Pemanfaatan Informasi Geospasial yang diselenggarakan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG). Penghargaan ini diraih berkat inovasi Overlay Analisis Data Geospasial Dimensi Lingkungan (Odading).
Prestasi ini menjadi pengakuan bahwa pemanfaatan informasi geospasial di Kota Magelang telah diarahkan untuk mendukung perencanaan, pembangunan berkelanjutan, hingga peningkatan kualitas layanan publik.
Dalam sektor perdagangan dan jasa, Damar menguatkan citra Kota Magelang sebagai kota yang cocok untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE).
Ia meningkatkan fasilitas infrastruktur juga sumber daya manusia yang berdaya saing dengan mengedepankan keramahan—dalam memberikan pelayanan jasa yang profesional dan humanis kepada setiap tamu yang berkunjung ke Kota Magelang.
Pelayanan tulus itu berbuah manis. Kota Magelang menerima penghargaan bergengsi Indonesian Peaceful & Cultural Harmony City Award 2025 pada ajang Indonesia Tourism Marketing Week (ITMW) 2025.
Prestasi ini menjadi bukti nyata, nilai-nilai toleransi dan pluralisme yang dijunjung tinggi warga Kota Magelang mampu menjadi kekuatan baru dalam pengembangan pariwisata Indonesia.
Selain itu, Kota Magelang meraih penghargaan Mandaya Awards 2025 untuk kategori kota, atas praktik baik pemberdayaan masyarakat yang inspiratif serta berdampak bagi komunitas, lingkungan sosial, dan ekologi di wilayahnya.
Damar menekankan, kunci keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari banyaknya prestasi yang didapat.
Seluruh program pemerintah harus berpihak pada rakyat, dikelola secara transparan, tanpa tersentuh praktik korupsi.
“Korupsi bisa menghambat suatu bangsa, menghambat kemajuan suatu daerah, korupsi menjadi musuh bersama.
Mari wujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel, berintegritas, yang akan membawa kesejahteraan untuk masyarakat,” pungkasnya. (ds/prokompimkota.mgl/put)
Editor : Lis Retno Wibowo