RADARMAGELANG.ID, Magelang - SMK Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang resmi melantik Wasi'un, S.Pd.I., M.Pd.I. sebagai kepala sekolah yang baru pada Jumat (31/10/2025) di Auditorium Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Magelang.
Acara pelantikan juga turut dihadiri oleh Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jateng H. Dodok Sartono, S.E., M.M dan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang H. Rifqi Muhammad, M.Sc., Ph.D, yang menyampaikan apresiasi serta harapan besar atas kepemimpinan baru ini.
“Alhamdulillah hari ini pelantikan kepala kepala SMK Muhammadiyah Kota Magelang yang sekarang di- branding menjadi SMK Mutual Kota Magelang Ini nahkodanya baru, Pak Wasi'un," ujar Rifqi.
Ia menyampaikan pengalaman Wasi'un selama delapan tahun memimpin SMP Mutual Kota Magelang menjadi modal berharga untuk mendorong SMK Mutual meraih prestasi yang lebih tinggi.
“Insya'Allah nanti Pak Wasi'un karena sudah pengalaman di SMP Mutual juga selama delapan tahun membawa prestasi sampai tingkat nasional. Saya kira di SMK Mutual ini juga tentu punya peluang untuk bisa punya prestasi tingkat nasional, bahkan tadi saya tantang ya tidak hanya tingkat nasional tapi sampai internasional,” tambahnya.
Kepala SMK Mutual Kota Magelang Wasi'un, S.Pd.I., M.Pd.I. , menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk membawa SMK Mutual menjadi sekolah vokasi unggulan dengan berbagai program inovatif.
“Kita terinspirasi dengan sekolah Garuda, akhirnya SMK Mutual membuat satu kelas Garuda yang kita siapkan, anak-anak terutama, untuk di perguruan tinggi dan juga ke dinas termasuk TNI Polri,” katanya.
Lebih lanjut Wasi'un menjelaskan, selain Kelas Garuda, sekolah juga menyiapkan berbagai program pendamping guna mengembangkan potensi dan kesiapan siswa di masa depan.
“Kita kurikulumnya nanti menggandeng dari TNI Polri dan teman-teman akademisi. Yang kedua ada program prakerja yang kita siapkan anak-anak untuk kerja. Jadi, dari kelas 10 sudah kita siapkan untuk mindset-nya bekerja. Kemudian ada program Bidikmisi bagi anak-anak yang berprestasi tapi tidak mampu, kita upayakan untuk berada di SMK Mutual dengan target-target yang sudah kita tentukan. Terakhir kelas Boarding yaitu kelas asrama yang seperti pondok biasa,” tambahnya.
Wasi'un menjelaskan, kegiatan pembelajaran di SMK Mutual dirancang berlangsung aktif sepanjang hari dengan pola pelatihan intensif.
Untuk Kelas Garuda, kurikulumnya disusun dengan konsep link and match bersama instansi kedinasan, terutama TNI dan Polri.
Setiap minggunya, minimal tiga kali pihak TNI dan Polri hadir memberikan bimbingan dan pelatihan kepada siswa di sekolah.
Untuk program Prakerja, SMK Mutual menjalin kerja sama dengan dunia industri dan dunia usaha yang secara rutin hadir tiga kali seminggu guna memberikan pendampingan dan pelatihan terkait kesiapan kerja.
Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Kota Magelang H.Rohmat Suprapto. S.ag.,M.Si menilai program-program yang dicanangkan SMK Mutual Kota Magelang sejalan dengan arah kebijakan pendidikan nasional.
Ia menegaskan, sebagaimana tertuang dalam Perumusan Nomor 7 Tahun 2025, kepala sekolah dituntut memiliki kreativitas tinggi dalam menyiapkan generasi emas.
“Kepala sekolah SMK dituntut nggak cuman sekadar apa mentransformasi manajerial sekolah, tapi juga harus menyiapkan generasi untuk siap kerja dan kami kira program ini bagus ya, ada kelas Garuda, ada kelas boarding , apalagi Pak Presiden Prabowo, Asta Cita, itu luar biasa mendorong SMK berkolaborasi, sehingga nanti link and match dengan dunia kerja dan dunia industri bisa nyambung,” ujar Rohmat. (mg6/rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto