RADARMAGELANG.ID, Magelang— Komunitas Perempuan Berdaya Magelang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan perempuan di era digital.
Melalui kegiatan pelatihan bertajuk “Dari Canva Jadi Cuan”, komunitas ini berkolaborasi dengan SheHacks Indonesia untuk memberikan pembekalan keterampilan digital agar para perempuan mandiri secara ekonomi melalui karya kreatif mereka.
Pelatihan yang digelar Jumat (24/10/2025) itu diikuti puluhan peserta. Mereka dari berbagai latar belakang, mulai pelaku UMKM, ibu rumah tangga, hingga generasi muda kreatif.
Mereka diajak untuk mengenal lebih dalam platform desain Canva, membuat e-book dan worksheet digital, hingga belajar strategi monetisasi melalui platform Lynk.id.
Perwakilan Komunitas Perempuan Berdaya Magelang Dista Sega mengatakan, kegiatan ini menegaskan langkah konkret untuk membantu perempuan menemukan peluang baru di dunia digital.
Selain itu untuk memperkuat kapasitas kreatif lokal.
“Kami ingin menunjukkan bahwa setiap perempuan punya potensi untuk berdaya. Dengan Canva dan platform digital lainnya, mereka bisa menciptakan karya yang bernilai ekonomi tanpa harus keluar rumah,” ujar perempuan yang juga pendiri Komunitas Perempuan Berdaya Magelang itu.
Komunitas Perempuan Berdaya Magelang sendiri baru saja mencatat prestasi membanggakan dengan terpilih sebagai Top 8 Komunitas Perempuan Inspiratif Indonesia 2025 versi SheHacks Indonesia.
Pengakuan ini menjadi bukti nyata konsistensi komunitas tersebut dalam menghadirkan program yang berdampak bagi perempuan di wilayah Magelang dan sekitarnya.
Kolaborasi dengan SheHacks Indonesia dalam kegiatan “Dari Canva Jadi Cuan” ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perempuan lain untuk terus belajar, berkembang, dan berani memulai langkah menuju kemandirian finansial melalui keterampilan digital.
“Kami percaya bahwa pemberdayaan perempuan dimulai dari keberanian untuk belajar hal baru. Canva hanyalah alat, tapi semangatnya adalah menciptakan peluang,” tambahnya.
Pelatihan ini bukan hanya menambah wawasan peserta, tetapi juga membuka pintu menuju masa depan perempuan yang lebih kreatif, produktif, dan berdaya saing di era digital. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto