RADARMAGELANG.ID, Magelang - Kondisi trotoar di beberapa titik Kota Magelang kian memprihatinkan. Fasilitas yang seharusnya menjadi jalur aman dan nyaman bagi pejalan kaki tersebut justru mengalami kerusakan.
Berdasarkan pantauan yang dilakukan pada Rabu (1/10/2025) menunjukkan banyak trotoar yang ambles, berlubang, retak, banyak keramik yang hilang atau pecah, serta permukaan yang licin ketika basah.
Akibatnya, pejalan kaki sering terpaksa turun ke badan jalan yang ramai kendaraan.
Kerusakan tampak parah di beberapa ruas, antara lain Jalan Tidar, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Majapahit, area sekitar Alun-Alun, serta trotoar di Jalan Raya Semarang–Jogja dekat Kampus Untidar Sidotopo.
Warga dan pelaku usaha setempat mengatakan perbaikan belum terlihat sama sekali.
Keluhan datang dari pelaku usaha di pinggir jalan, Menurut Bambang, 31, pedagang angkringan di Jalan Majapahit, banyak pelanggannya yang terjatuh atau terpeleset karena trotoar basah dan berlubang.
"Sering lihat orang jatuh gara-gara trotoar pecah. Ada juga yang kesandung. Kalau malam lebih bahaya lagi karena gelap, susah kelihatan," ungkap Bambang.
Bambang menambahkan harapannya kepada pemerintah kota agar segera melakukan perbaikan.
"Kami berharap Pemkot segera memperbaiki trotoar yang rusak, memasang penerangan di titik-titik gelap," kata Bambang.
"Saya hampir setiap hari jalan kaki ke kampus. Trotoarnya banyak yang bolong dan keramiknya licin, jadi sering terpaksa jalan di jalan raya. Itu bahaya banget, apalagi kalau pas pagi banyak motor dan mobil lewat," ujar Rani, 21, mahasiswi Universitas Tidar yang sering melewati trotoar Jalan Raya Semarang–Jogja dekat Kampus Untidar Sidotopo.
Rani berharap akses pejalan kaki menuju kampus menjadi prioritas perbaikan.
"Semoga ada perbaikan cepat di jalur menuju kampus supaya mahasiswa dan warga bisa berjalan aman," tambahnya.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Magelang atau dinas terkait mengenai rencana pembenahan trotoar.
Padahal, trotoar merupakan fasilitas vital yang mendukung keselamatan warga, sekaligus mencerminkan wajah kota.
Warga berharap kondisi ini segera mendapat perhatian dan menjadi prioritas dalam program pembangunan kota ke depan, agar trotoar yang nyaman, aman, dan bersih dapat di nikmati oleh semua kalangan mengingat trotoar adalah fasilitas penting bagi keselamatan pejalan kaki.
Dengan infrastruktur yang memadai, diharapkan masyarakat semakin terdorong untuk berjalan kaki, mengurangi kemacetan, serta meningkatkan citra kota Magelang sebagai kota yang peduli terhadap keselamatan dan kenyamanan warga. (mg3/mg9/aro)
Editor : H. Arif Riyanto