RADARMAGELANG.ID, Magelang – Secara perdana, BPBD Kota Magelang menggelar program Sambut (Sabtu Membangun Kebersamaan dan Ketangguhan). Program ini menjadi ruang belajar bersama antara Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD dengan relawan kebencanaan se-Kota Magelang.
Setidaknya ada 50 relawan dari berbagai organisasi bergabung. Mereka perwakilan dari ORARI Magelang, PMI Magelang, Garda Rescue Magelang, Pramuka Untidar, Pramuka SMA 3 Magelang, dan relawan organisasi lainnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang, Machbub Yani Arfian, berharap kegiatan ini selain sebagai media belajar juga media untuk membangun kolaborasi antar relawan. Program ini akan dilaksanakan sebulan sekali untuk peningkatan kapasitas penanganan kebencanaan.
Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda bidang Kedaruratan dan Logistik Siska Sriyoga menambahkan, diskusi sekaligus simulasi yang dilakukan dalam program Sambut kali ini memberikan wawasan terkait kaji cepat dan manajemen posko saat terjadi kejadian bencana. Program sambut edisi Agustus ini dilakukan dengan materi Kaji Cepat dan Manajemen Posko hadirkan narasumber praktisi di bidang kebencanaan.
“Materi dibawakan dengan santai dan langsung praktek simulasi manajemen posko. Kaji cepat memegang peran penting dalam penanganan bencana. Data yang dihimpun akan menjadi dasar pengambilan keputusan penanganan,” paparnya.
Salah satu inisiator program Sambut, Saifudin Chanani yang akrab dipanggil Udin s mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk membangun komunikasi dan kekompakan antar relawan makin solid. Disamping itu, Sambut dapat meningkatkan kapasitas relawan dalam penanganan kebencanaan. "Kami apresiasi BPBD Kota Magelang memfasilitasi kegiatan ini," ucapnya.
Dengan kegiatan rutin semacam ini diharapkan akan terbentuk forum komunikasi dan informasi relawan se Kota Magelang yang akan memudahkan dalam berkoordinasi saat terjadi bencana maupun untuk membangun kesiapsiagaan bencana di Kota Magelang. Selain itu juga akan melibatkan Pramuka dalam pembentukan Saka Kebencanaan di Kota Magelang. (put)
Editor : H. Arif Riyanto