Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Pelayanan Rujukan Berjenjang Permudah Akses Peserta BPJS Kesehatan

Puput Puspitasari • Selasa, 5 Agustus 2025 | 17:47 WIB
Suasana pelayanan di kantor BPJS Kesehatan Cabang Magelang. BPJS Kesehatan penerapan sistem rujukan berjenjang untuk menjaga kualitas dan keadilan layanan.
Suasana pelayanan di kantor BPJS Kesehatan Cabang Magelang. BPJS Kesehatan penerapan sistem rujukan berjenjang untuk menjaga kualitas dan keadilan layanan.

RADARMAGELANG.ID, Magelang - Pelayanan kesehatan yang mudah diakses dan sesuai kebutuhan jadi harapan banyak orang saat sedang sakit.

Melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan menerapkan sistem rujukan berjenjang untuk membantu peserta mendapatkan layanan medis yang tepat, tanpa harus langsung ke rumah sakit.

Mulai dari berobat di puskesmas atau klinik, peserta akan dirujuk ke tingkat lanjutan jika memang diperlukan, sehingga proses pengobatan bisa lebih tertata dan tidak membuat layanan rumah sakit jadi penuh tanpa alasan mendesak.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Magelang, Maya Susanti menjelaskan, bahwa penerapan sistem rujukan berjenjang bertujuan untuk menjaga kualitas dan keadilan layanan bagi seluruh peserta JKN.

Ia menyampaikan bahwa banyak penyakit bisa ditangani langsung di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), sehingga rumah sakit tidak terbebani oleh kasus ringan dan bisa fokus pada kasus yang lebih kompleks.

“Rujukan berjenjang bukanlah pembatasan, tetapi bentuk manajemen pelayanan kesehatan yang lebih tertib. FKTP saat ini sudah dilengkapi tenaga medis dan sarana yang memadai untuk menangani penyakit ringan hingga sedang,” ujar Maya, Selasa (5/8/2025).

Ia menambahkan bahwa BPJS Kesehatan terus mendorong pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mengikuti alur rujukan, karena setiap tahapan pelayanan ditentukan berdasarkan indikasi medis, bukan keinginan semata.

Hal ini juga sejalan dengan prinsip pemerataan layanan kesehatan di seluruh wilayah.

“Kami memahami masih ada peserta yang merasa prosedur rujukan berjenjang cukup rumit, namun jika semua proses dijalani dengan benar, layanan justru akan terasa lebih cepat dan tepat sasaran. Edukasi menjadi hal yang kami terus perkuat agar peserta tidak bingung saat mengakses layanan,” jelasnya.

Digitalisasi layanan juga menjadi fokus pengembangan, termasuk dalam proses rujukan. Aplikasi Mobile JKN kini dapat digunakan untuk mengecek informasi fasilitas kesehatan, membuat antrean online, hingga melihat histori layanan kesehatan peserta.

Maya berharap, semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan digital ini demi kenyamanan bersama.

Pelayanan rujukan berjenjang dalam Program JKN akan menjadi sistem yang mendukung penyebaran layanan kesehatan yang lebih merata dan efisien.

Dengan dukungan fasilitas kesehatan yang kompeten serta partisipasi aktif dari peserta, sistem ini diharapkan terus berkembang menuju pelayanan yang semakin berkualitas.

Maya Susanti menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen meningkatkan mutu layanan dan memperluas edukasi kepada masyarakat.

Harapannya, ke depan tidak hanya pelayanan yang semakin baik, tetapi juga pemahaman peserta yang lebih utuh tentang sistem kesehatan yang dijalankan.

Di sisi lain, sistem rujukan berjenjang ini juga telah dirasakan manfaatnya oleh banyak peserta JKN. Rahmat, seorang pensiunan PNS asal Kabupaten Temanggung.

Ia telah menjadi peserta sejak masih aktif bekerja dengan statusnya sebagai PNS, dan kini melanjutkan kepesertaannya sebagai peserta JKN dengan segmen peserta pensiunan PNS bersama keluarganya.

Penyakit yang diderita Rahmat mengharuskannya menjalani pemeriksaan rutin setiap bulan.

Ia memulai layanan dari FKTP dan kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lanjutan. Menurutnya, seluruh proses berjalan cukup mudah dan transparan.

“Penyakit yang saya derita memang memerlukan kontrol rutin ke dokter spesialis syaraf. Tapi saya mulai dari puskesmas dulu. Semuanya bisa dijalani dengan lancar asal kita ikut alurnya,” terang Rahmat.

Ia juga menuturkan bahwa pelayanan yang diterima selama ini memuaskan. Petugas kesehatan di FKTP selalu membantu dengan ramah dan informatif. Bahkan saat harus menebus obat secara rutin, tidak pernah ada kendala atau biaya tambahan.

“Saya sangat bersyukur ikut JKN. Biaya pengobatan saya bisa besar sekali kalau tanpa jaminan kesehatan. Tapi dengan JKN, semua sudah ditanggung. Saya cukup bayar iuran rutin saja,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Rahmat juga mengapresiasi kemudahan layanan digital dari BPJS Kesehatan. Aplikasi Mobile JKN yang dapat diakses melalui ponsel sangat membantu dalam proses administrasi.

“Sekarang saya bisa cek jadwal, antrean, bahkan lokasi faskes dari aplikasi. Untuk orang tua seperti saya, itu sangat membantu. Biasanya anak saya yang bantu bukain aplikasinya,” ujarnya sambil tersenyum. (put/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#layanan medis #BPJS Kesehatan Cabang Magelang #rujukan berjenjang #puskesmas #Maya Susanti