RADARMAGELANG.ID, Magelang – Aksi tawuran terjadi di Jalan Sultan Agung, Jurangombo Selatan, tepatnya di dekat Klinik Utama Sri Husada Magelang, Minggu (20/7/2025) sekitar pukul 04.30.
Sejumlah pria tak dikenal menyerang warga setempat.
Selain itu, mobil milik warga mengalami kerusakan di lampu bagian kiri akibat terkena lemparan batu.
Menurut Kapolres Magelang Kota AKBP Anita Indah Setyaningrum, informasi awal, ada dua orang saksi yang sedang berjaga-jaga di lokasi kejadian tak jauh dari klinik milik Wakil Wali Kota (Wawali) Magelang dr Sri Harso tersebut.
Baca Juga: Polsek Mertoyudan Magelang Ungkap Kasus Tawuran Bermodus Laporan Palsu
Tiba-tiba datang segerombolan remaja mengendarai sejumlah sepeda motor dan membawa senjata tajam.
“Mereka sempat berteriak ayo kalau berani keluar, jangan di kampung sendiri,” jelas kapolres menirukan teriakan gerombolan remaja tersebut kepada Jawa Pos Radar Magelang, Minggu (20/7/2025).
Anita menjelaskan, pada saat kejadian, tidak ada remaja warga setempat yang berada di luar rumah.
Karena kondisinya masih subuh.
Korban sekaligus saksi yang keluar rumah, melihat gerombolan remaja tersebut langsung mencoba membubarkan.
Namun remaja tersebut malah melakukan penyerangan.
“Ada satu orang terkena sedikit sayatan di tangan sebelah kiri, tapi lukanya kecil dan tidak parah,” ucapnya.
Setelah mendapatkan laporan adanya aksi tawuran tersebut, lanjut Anita, anggotanya langsung meluncur ke TKP. Namun sampai di lokasi, para pelaku sudah bubar.
“Meski tidak ada korban jiwa, tapi ada kerugian materiil, yakni satu mobil Ayla warna merah lampunya pecah terkena lemparan batu,” jelas Anita.
Anita menambahkan, hingga kemarin gerombolan remaja yang terlibat tawuran masih dalam pencarian.
Termasuk pemicu tawuran, hingga kemarin masih didalami.
“Masih kita lidik. Apakah awalnya dari medsos? Ini kan anak-anak. Kemungkinan itu. Anak-anak itu kemungkinan sama-sama asal Magelang. Namun, masih kita dalami,” ujarnya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto