RADARMAGELANG.ID, Magelang—Korban tewas dalam kecelakaan antara dump truk bermuatan pasir dan angkot Kopada di perbatasan Magelang- Purworejo, ikut Desa Kalijambe Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Rabu (7/6/2025) siang, bertambah menjadi 11 orang.
Sebelumnya, dalam peristiwa itu dikabarkan 10 orang meninggal dunia dan 6 orang luka- luka.
Korban tewas dalam penumpang angkot.
Sedangkan sopir dump truk berhasil selamat dan hanya mengalami luka-luka.
Mereka yang meninggal dan terluka kemudian dibawa ke RSUD Tjitrowardojo Purworejo untuk penanganan lebih lanjut.
“Truknya dari arah Magelang ke Purworejo yang diduga alami rem blong kemudian menabrak kendaraan angkot yang ada di depanya,” jelas Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Angkot yang ditumpangi sejumlah penumpang yang ditabrak oleh truk merupakan angkot Kopada dari wilayah Magelang.
Belakangan diketahui, angkot yang mengalami kecelakaan adalah rombongan SD Islam Tahfidz Quran As Syafiiyah, Mungkid (bukan guru TK Mendut seperti diberitakan sebelumnya, Red)
Mereka dikabarkan hendak melayat atau takziyah ke orang tua salah satu guru yang meninggal dunia di Dusun Sirembes, Desa Penungkulan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo.
“Saat ini sedang dilakukan evakuasi dan korban sudah dibawa ke rumah sakit, sekarang juga sedang dilakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut,” jelas Kapolres. (aro)
Editor : H. Arif Riyanto