Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Si Mungil Suzuki CV1 Melintasi Jalanan Kota Magelang, Ikuti Reli PPMKI Menempuh Rute Magelang-Temanggung

Puput Puspitasari • Sabtu, 3 Mei 2025 | 20:07 WIB
Mobil Suzuki CV1 milik Iwan Kasep asal Bandung sita perhatian di ajang reli Top Coffee PPMKI Jateng Tour 2025 di Alun-alun Kota Magelang.
Mobil Suzuki CV1 milik Iwan Kasep asal Bandung sita perhatian di ajang reli Top Coffee PPMKI Jateng Tour 2025 di Alun-alun Kota Magelang.

RADARMAGELANG.ID, Magelang - Mobil super mungil, Suzuki CV1 milik Iwan Kasep asal Bandung menarik perhatian peserta reli Top Coffee PPMKI Jateng Tour, di Alun-alun Kota Magelang, Sabtu (3/5/2025).

Kabarnya, mobil imut itu pernah ditawar 100 juta, namun tak dilepas pemiliknya.

Kini melintasi jalanan Kota Magelang. Iwan, mengantongi nomor urut 12 untuk memulai rute reli Magelang-Temanggung.

Iwan berujar, mobil yang ditumpangi bersama anaknya itu keluaran 1981.

Ia hanya menghabiskan bahan bakar 14 liter dari Bandung sampai Jogjakarta, sebelum akhirnya ke Kota Magelang.

Ia sering mengikuti reli mobil kuno. Tapi baru kali ini mengendarai Suzuki CV1.

"Saya beberapa kali ikut reli, tapi baru kali ini saya ganti mobil S CV1, biasanya saya naik bemo," tuturnya, kepada Jawa Pos Radar Magelang sebelum mobilnya dilepas oleh Wali Kota Magelang Damar Prasetyono.

Ada juga mobil Ford keluaran 1949, milik Andi Kurniawan, Jogjakarta.

Cat mobil ini masih otentik. Mobilnya baru saja didatangkan dari luar negeri, dan akhirnya digunakan untuk meramaikan reli PPMKI di Kota Gethuk.

Begitu juga dengan mobil Iveco yang ditumpangi Hauwke dan Tri Darma dari Jakarta juga menyita perhatian.

Mobil hijau army itu tampak gagah. Tri Darma mengaku senang bisa mengikuti reli PPMKI.

Ia bahkan ingin mengelilingi Indonesia melalui keiikutsertaannya dalam beberapa agenda reli mobil.

"Saya sudah ke mana-mana. Dan di Magelang, saya suka alamnya yang indah. Mantap!" ucapnya bersemangat.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengungkapkan, acara ini diikuti 200 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Mobil yang diikutsertakan mulai dari mobil kuno, retro, sampai keluaran baru.

Acara ini sukses menggaungkan Kota Magelang di kancah nasional.

"Acara ini membuat kita semakin dikenal luas, Magelang punya cerita, dan Magelang itu kota yang menarik," tambahnya.

Ia mendapat laporan, acara ini mendongkrak okupansi hotel yang mencapai 100 persen. Kuliner dan UMKM-nya laris manis.

"Acara ini bisa menggerakkan pariwisata dan roda ekonomi berputar," tandasnya.

Ia berpesan agar warga menjadi tuan rumah yang baik. Dan mendukung seluruh program pemerintah. 

"Berikan senyum, sapa, sopan, dan santun kita kepada para tamu. Mereka datang, dan semoga membawa berkah untuk kita semua,"pesannya.

Toh demikian, Damar berpesan agar tidak ada pengusaha kuliner yang nuthuk ketika para tamu berbelanja.

"Saya sangat tekankan. Jangan sampai terjadi. Kemarin saya dapat berita seperti itu. Janganlah. Saya tidak mau hal itu terjadi lagi," pintanya.

Ia akan tegas mendatangi tempat usaha yang nuthuk pengujung. Dan tak ingin membiarkan terjadi berulang.

Karena hal itu dianggap dapat mencoreng nama baik Kota Magelang.

"Kalau ada yang sampai seperti itu lagi, kita akan tegas (datangi) yang bersangkutan," tegasnya.

Sementara itu, mobil paling tua yang mengikuti reli PPMKI 2025 ini adalah jenis Ford Deluxe keluaran 1946.

Mobil tersebut ditumpangi Wawan Santoso dan Tanggu Swasono, anggota PPMKI Solo Raya. (put/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Iwan Kasep #Alun-Alun Kota Magelang #reli mobil kuno #ppmki #Wali Kota Magelang Damar Prasetyono #reli PPMKI