RADARMAGELANG.ID, Magelang – Berhasil meraih akreditasi unggul, Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) meluncurkan empat program studi baru.
Empat program studi baru ini resmi diluncurkan pada Jumat (14/3/2025) di Auditorium Kampus I, Kota Magelang.
Pada kesempatan tersebut, hadir pula Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Muti untuk memberikan tabligh akbar kepada civitas akademika di komplek Unimma.
Rektor Unimma Dr. Lilik Andriyani menyampaikan, belum genap satu tahun yang lalu, Universitas Muhammadiyah Magelang telah berhasil meraih akreditasi unggul.
Ini adalah pencapaian penting bagi Unimma dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan yang ditawarkan.
Empat prodi baru ini yakni, Magister Pendidikan Dasar, Magister Manajemen dan Kewirausahaan, Magister Ilmu Hukum, dan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA).
“Semua program studi yang diluncurkan ini merupakan implementasi dari rencana strategis (Renstra) Universitas Muhammadiyah Magelang.
Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi serta memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat dan pembangunan bangsa,” ucapnya.
Pihaknya juga sedang merencanakan pembukaan Program Studi Pendidikan Kedokteran, sebagai langkah strategis ke depan dalam memperkuat kontribusi Unimma terhadap pendidikan tinggi di bidang kesehatan.
“Dengan peluncuran program-program studi baru ini, kami berharap Universitas Muhammadiyah Magelang semakin unggul dan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia dan global,” harapnya.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Muti menyampaikan selamat untuk peluncuran dan penyerahan SK empat prodi baru. Diharapkan, dengan empat prodi baru ini Unimma bisa terus berkembang.
Dan ia juga mendorong, pengurusan program studi kedokteran di Unimma ini bisa segera terbit.
“Dengan prodi yang baru ini, kami berharap Unimma bisa terus meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas. Dalam rangka mencerdaskan bangsa dan mencetak generasi pemimpin yang akan datang,” ujarnya. (rfk/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo