RADARMAGELANG.ID, Magelang - Pingin menenangkan diri setelah penat dengan rutinitas kerja? Saatnya bersantai di kafe yang tenang bernuansa alam. Eloprogo Cafe & Art House salah satu alternatif yang bisa dikunjungi. Sekitar 10 menit dari Candi Borobudur.
Eloprogo Cafe & Art House terletak di antara dua sungai. Sungai Elo yang merupakan anak sungai dari Gunung Merapi - Merbabu dan Sungai Progo yang merupakan anak sungai dari Funung Sindoro - Sumbing.
"Magelang itu dijepit oleh dua sungai, Elo dan Progo. Elo menderu, Progo diam dan dalam, tapi bertemu di sini menjadi satu,"ujar Sony Santoso, pemilik Eloprogro Café & Art House yang juga seorang seniman.
Kafe ini berada di Dusun 1 Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Didirikan pada 2007. Menurut Sony, bangunan kafe ini dulu merupakan rumah seni. Tempat pameran lukisan, pertunjukan teater, dan konser musik.
"Jadi ini rumah seni. Dulu yang membuka Pak Ajip Rosidi, seorang penulis terkenal di Indonesia," ujar Sony.
Kala itu, pengunjung yang datang sebagian besar adalah pecinta seni yang ingin menikmati keindahan karya di galeri atau menyaksikan pertunjukan kreatif.
Selama bertahun-tahun, Eloprogo berevolusi. Dari rumah seni, berkembang menjadi homestay yang menampung seniman maupun pengunjung umum.
Setelah pandemi Covid-19, Sony membuka restoran di Eloprogo untuk menghidupkan kembali suasana di tempat ini.
"Karena ini rumah seni dan terbuka untuk umum, jadi semua orang boleh datang. Harapannya mereka bisa belajar tentang alam, bisa lebih kenalan sama karya seni dan mengapresiasi bentuk seni," harapnya.
Bangunan kafe menonjolkan konsep seni yang kuat yang merefleksikan jiwa Sony sebagai seniman.
Begitu masuk, pengunjung disambut arsitektur unik yang menyerupai dunia fantasi. Suasana asri kafe yang dikelilingi pohon-pohon besar, serta aliran air Sungai Elo dan Progo menambah ketenangan.
Galeri seni memiliki panjang 60 meter yang terletak di area belakang kafe, terdapat sekitar 40 lukisan karya Sony. Kafe tersebut pernah menjadi lokasi syuting beberapa film layar lebar.
Seperti Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu, Arus, dan Cinta Tak Pernah Tepat Waktu, yang disutradarai Hanung Bramantyo dan sineas lainnya.
Juga menjadi lokasi grand opening event G20 Indonesia Bertutur. Selain menjadi tempat seni, kafe ini juga menyajikan menu yang memadukan cita rasa lokal sehingga membuat pengunjung merasa betah berlama-lama di sini.
Buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 18.00, Eloprogo Cafe & Art House menjadi tempat sempurna untuk menikmati waktu santai. (rosalia salma azzahra/ laili febrianti/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo