RADARMAGELANG.ID, Magelang--Jelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang melaksanakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara, Rabu (6/11/2024).
Kegiatan tersebut digelar di TPS 7, Kelurahan Cacaban, tepatnya di Lapangan Kwarasan, Kota Magelang.
Simulasi ini dihadiri oleh 580 pemilih, termasuk pemilih disabilitas dan lansia, yang merupakan pemilih sebenarnya yang akan terdaftar di TPS 7 pada hari pemungutan suara resmi, 27 November mendatang.
Kehadiran para pemilih asli di TPS diharapkan memberikan gambaran lebih jelas mengenai proses pemilihan yang sesungguhnya.
Anggota KPU Divisi Teknis Yuda Aryunanda menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai potensi masalah yang mungkin muncul saat pemungutan suara.
"Tujuannya bisa mengidentifikasi masalah yang nanti akan terjadi di TPS waktu pemilihan di tanggal 27 November," ungkap Yuda.
Simulasi pemungutan dan perhitungan suara ini juga dilakukan untuk mengetahui tingkat efisiensi dan akurasi waktu yang dibutuhkan.
"Simulasi ini dilakukan untuk mengetahui tingkat efisiensi dan akurasi waktu yang diperlukan dalam proses pemungutan suara," lanjutnya.
Selain itu, kata Yuda, penataan TPS dalam simulasi ini sudah disesuaikan dengan surat dari dinas terkait, sehingga dalam pelaksanaan diharapkan dapat berjalan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.
Pihaknya berharap, adanya simulasi ini dapat meminimalkan kendala teknis yang berpotensi menghambat kelancaran proses pemilu.
Dengan adanya simulasi ini, para warga juga jadi lebih paham terkait prosedur proses pemilu yang nantinya akan dilaksanakan pada tanggal 27 November.
"Mempermudah untuk yang sepuh-sepuh. Jadi lebih paham. Jadi tahu ada aturannya," kata Daryadi Yulianto, warga setempat.
Daryadi berharap saat pilkada nanti bisa berjalan lancar. (mg22/mg20/aro)
Editor : H. Arif Riyanto