RADARMAGELANG.ID, Magelang—Kegiatan retreat kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Akademi Militer (Akmil) membawa berkah bagi para pemilik usaha kuliner di Kota Magelang.
Penjualannya mereka naik signifikan.
Seperti Warung Kupat Tahu Pak Pangat di Jalan Panembahan Senopati dan Jalan Sunan Gunung Jati, Jurangombo Utara.
Pengunjung warung yang menyediakan menu khas Magelang ini lebih ramai dibanding hari biasa.
"Alhamdulillah meningkat, Mbak. Pengunjung jauh lebih banyak. Penjualan naik," ujar Nani Wahyu, keluarga pemilik Warung Kupat Tahu kepada Jawa Pos Radar Magelang, Jumat (25/10/2024).
Menurut Nani, pengunjung banyak dari luar kota.
Itu dibuktikan dari pelat mobil yang dipakai.
"Banyak yang datang dari luar kota. Apalagi weekend, itu banyak Mbak," katanya.
Harga menu kuliner ini Rp 15.000 – Rp 20.000 seporsi, sudah bisa menikmati kupat tahu legendaris ini.
Berkah acara retreat kabinet juga dirasakan pemilik warung Soto Niki Remen di Jalan Tidar, Makiran.
Warung terasa ramai sejak pekan lalu, tepat dimulainya persiapan acara retreat.
“Bukan hari ini saja ramainya, tapi sudah seminggu lalu, sejak tenaga-tenaga teknis lapangan tiba di Kota Magelang,” ujar Makiran, Kamis (24/10/2024).
Merasakan peningkatan dan peluang, Makiran secara bertahap menambah persediaan soto dan sate ayam yang dijualnya.
Sampai akhirnya, ia berani memutuskan menambah 100 persen dari stok atau persediaan di hari-hari biasa.
“Pagi-pagi sudah banyak TNI dan polisi yang sarapan,” katanya.
Pengamatannya, para pelanggan momen ini adalah para anggota TNI yang pernah mengenyam pendidikan militer di Kota Magelang.
Atau mereka yang pernah bertugas di Kota Gethuk.
“Banyak yang kangen dengan soto atau satenya, jadi mereka bernostalgia di sini, mumpung sedang di Magelang,” tuturnya.
Selain itu, tenaga teknis acara juga banyak yang mampir karena harga soto dan satenya yang ramah di kantong.
Sebagai warga Kota Magelang, ia bangga kotanya menjadi kota terpenting dalam menggembleng para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih.
Ia berharap, retreat presiden, wapres, dan menteri ini dapat memberikan dampak positif bagi Kota Magelang ke depannya.
Warung kuliner khas lainnya yang lebih ramai dibanding biasanya adalah Warung Sop Senerek Bu Atmo di kawasan Jenderalan.
Warung yang sudah berdiri sejak 1967 ini pun dibanjiri pengunjung.
Dalam sehari, warung sop senerek ini bisa menghabiskan dua hingga lebih dandang besar atau sekitar 200 porsi.
“Sejak hari Kamis, pengunjung yang datang lumayan banyak dari biasanya. Ya, ini karena ada acara Pak Prabowo di Akmil. Sangat menguntungkan bagi kami dengan rawuh-nya beliau,” kata Suwarni, putri Bu Atmo. (mg22/put/mg19/aro)
Editor : H. Arif Riyanto