RADARMAGELANG.ID, Magelang – Terminal Tidar Magelang bersolek.
Revitalisasi yang dimulai sejak 2023 lalu, kini sudah selesai dibangun.
Terminal tipe A yang memiliki luas sekitar 2,3 hektare ini sudah mulai beroperasi sejak 1 Juli 2024 lalu.
Pantauan Jawa Pos Radar Magelang, wajah baru Terminal Tidar Magelang menerapkan konsep modern.
Saat memasuki terminal, calon penumpang langsung disambut barisan konter agen yang siap melayani pembelian tiket.
Agen bus ini disediakan space dengan meja-meja yang sudah berjajar rapi.
Setelah membeli tiket, para calon penumpang bisa langsung memasuki ruang tunggu.
Para penumpang bisa menunggu dengan tenang kedatangan busnya, tanpa perlu mencari-cari busnya.
Sebab, di Terminal Tidar Magelang dilengkapi announcement dengan text to voice yang akan menginfokan setiap kedatangan bus.
Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Tidar Magelang Aris Mujiono mengatakan, Terminal Tidar Magelang ini sudah mulai beroperasi secara penuh sejak 1 Juli lalu. Terminal Tidar Magelang dikelola seperti di bandara atau stasiun.
Termasuk sistem-sistemnya sudah dipersiapkan.
Salah satunya announcer kedatangan bus.
Menurut Aris, ini baru kali pertama ada di terminal di Indonesia.
Announcer ini mengumumkan kedatangan bus kepada penumpang.
“Konsep kita melayani lebih baik lagi,” ungkapnya, Senin (8/7/2024).
Selain itu, dari segi penataan ruang, pihaknya ingin mendekatkan antara agen, ruang tunggu, dan tempat naik bus.
“Jadi, penumpang saat masuk Terminal Tidar bisa langsung ke agen, kemudian masuk ke ruang tunggu, sambil menunggu pengumuman atau take to voice kedatangan bus,” jelasnya.
Pihaknya tidak membedakan antara angkutan kota, AKAP, dan AKDP, semuanya dijadikan satu.
Tujuannya, untuk memberikan kenyamanan kepada penumpang.
“Di sini kita mengedepankan pelayanan. Dan pelayanan kepada penumpang harus nomor satu,” ujarnya.
Aris mengakui, setelah direvitalisasi, angka keberangkatan penumpang bus AKAP maupun AKDP mengalami peningkatan.
Sejak 1 Juli lalu, jumlah keberangkatan penumpang dari Terminal Tidar Magelang untuk bus AKAP per harinya 3.500 lebih penumpang, bahkan pada 7 Juli kemarin bisa mencapai 4.327 penumpang.
Sedangkan untuk bus AKDP, sejak 1 Juli hingga Minggu (7/7) stabil di angka 500 lebih penumpang yang berangkat dari Terminal Tidar Magelang.
“Kita berharap dengan Terminal Tidar Magelang yang baru ini, bisa menarik kembali masyarakat untuk datang ke terminal lagi,” harapnya.
Suci Anawati, agen bus PO Handoyo mengakui, terminal baru lebih nyaman.
Selain itu, di tempat baru, penumpang juga bisa lebih mudah mencari di mana posisi agen busnya.
“Alhamdulillah ada peningkatan penumpang setelah resmi menempati terminal baru ini,” katanya.
Suci berharap seluruh pengelola Terminal Tidar Magelang dan semua agen bisa bersama-sama menjaga Terminal Tidar Magelang. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto