RADARMAGELANG.ID, Magelang--Selebrasi untuk menandai kelulusan siswa angkatan ke-24 itu dirayakan di Hotel Atria Magelang.
Sekaligus menjadi momen peluncuran International Class Program, dengan program kuliah dan magang di Jerman maupun di Jepang.
Kendati baru kemarin diluncurkan, program itu nyatanya sudah berjalan satu tahun. Program kelas internasional ini mulai diterapkan di kelas XI.
Selain mengikuti kelas kompetensi, para siswa kelas XI diberikan kebebasan untuk menambah kelas pilihan bahasa asing dengan program kuliah dan magang di Jerman dan Jepang.
Di kelas ini, para siswa diajarkan menguasai bahasa Jerman, Jepang, dan Mandarin.
Penguasaan bahasa dirasa penting, agar mereka mahir berkomunikasi dengan warga asing.
"Selain Bahasa Inggris, tiga bahasa itu akan menjadi bahasa internasional," kata Kepala SMK Muhammadiyah 2 Muntilan Untung Supriyadi kepada Jawa Pos Radar Magelang.
Dikatakan, para siswa yang telah menentukan kelas internasional akan diberikan penguatan.
Kemudian mengikuti pembekalan dari mitrakerja sekolah.
Selanjutnya, pihak sekolah akan membantu mencarikan user.
Salah satu lulusan program keahlian TJKT Muhammad Zidny Maulaya Abbas mengaku senang bersekolah di SMK Mudamu.
Keterampilannya dalam mengoperasikan komputer dan teknik jaringan pun makin berkembang.
Menurutnya, program kompetensi TJKT sangat relevan dengan zaman sekarang yang serba digital.
Ia pun sudah mampu membuat website dengan fitur-fitur yang menarik.
"Saya bangga jadi lulusan SMK, karena cara belajarnya asyik, gurunya ramah, dan saya jadi lebih percaya diri," ujarnya.
Zidny juga mengikuti kelas internasional. Ia bersiap untuk kuliah dan magang di Jerman. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto