Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Pemkot Magelang Dapat Suntikan DAK Rp 10,7 M, Bangun Dam Penampungan Air di Sekitar Pertokoan Grand Vico

Puput Puspitasari • Rabu, 7 Februari 2024 | 03:06 WIB
MS Kurniawan
MS Kurniawan

RADARMAGELANG.ID, Magelang – Pemkot Magelang akan mendapat suntikan dana alokasi khusus (DAK) untuk pembangunan brown capturing atau dam penampungan air di sekitar pertokoan Grand Vico, tidak jauh dari Terminal Tipe A Tidar Kota Magelang.

Sumber mata air tersebut memiliki debit air yang cukup besar. 

Namanya Tuk Sripunganten.

Kepala DPUPR Kota Magelang MS Kurniawan menyebutkan, di sekitar kawasan itu sudah ada tuk pecah yang  kini dimanfaatkan oleh warga.

Namun masih ada satu lagi sumber mata air baru, yang akan dikelola untuk memasok kebutuhan air di wilayah Magelang Selatan. 

"Selama ini di wilayah selatan masih kurang untuk layanan air, belum bisa 24 jam. Dengan adanya sumber mata air itu, nanti akan menambahi jam pelayanan," tutur pria yang akrab disapa Wawan itu.

Wawan berujar, Tuk Sripunganten itu sebetulnya sudah lama ditemukan.

Hanya saja, pemkot tak mampu membangun brown capturing karena alasan biaya yang mahal. 

"Nah kita dapat bantuan dari pusat sekitar Rp 10,7 miliar untuk membangun brown capturing itu," katanya. 

Nantinya, air dari sumber mata air itu akan ditangkap.

Kemudian dialirkan ke masyarakat dengan standar kelayakan air bersih.

Lalu jika sudah dibangun, aset itu akan dihibahkan ke Perumda Air Minum Kota Magelang atau PDAM dalam bentuk penyaluran modal dalam bentuk barang.

"Setelah kita bangun, kita penyertaan modal ke PDAM untuk dikelola dan untuk menambahi kapasitas air di wilayah selatan," jelasnya. 

Saat ini, masih proses perencanaan.

"Tahun ini harus selesai dan tahun 2025 mudah-mudahan kebutuhan air bersih di wilayah Selatan sudah lebih baik," harapnya. 

Menurut Wawan, pemerintah memiliki kewajiban untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Salah satunya terkait penyediaan kebutuhan air bersih. 

Pada tahap pematangan rencana ini, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mengkomunikasikan rencana pembangunan exit tol Bawen-Jogja di sekitar Terminal Tidar.

"Kita akan koordinasi untuk penempatan jalur pipa air," imbuhnya. 

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Magelang, debit air PDAM di wilayah selatan seperti di sekitar Kebun Raya Gunung Tidar sering crat-crit.

Kadang banyak, kadang sedikit atau bahkan mati. 

"Kalau airnya lagi kenceng biasanya saya tampung. Biar nggak repot kalau tiba-tiba mati," ujar pelanggan PDAM yang enggan disebut namanya. (put/aro)

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#pemkot magelang #air bersih #pdam #DPUPR Kota Magelang