RADARMAGELANG.ID, Magelang—Implementasi kerja sama Universitas Tidar (UNTIDAR) dengan Tula State University (TSU) yaitu dengan berlangsungnya kegiatan Summer School of Russian and Russian Culture. Tiga dosen berangkat ke Moscow, Rusia, mengikuti kegiatan tersebut pada Senin-Sabtu (11-16/9) lalu. Mereka adalah Dwi Novianto SPd MEng (Fakultas Teknik), Kenyo Kharisma Kurniasari SS MITM (Fakultas Ekonomi) dan Muh Azril SST Pi MSc (Fakultas Pertanian). Kegiatan ini menjadi bentuk keterbukaan Rusia dan untuk memperkuat kerja sama dengan Indonesia, khususnya antar perguruan tinggi.
Pada Juli 2022 silam, Tula State University diwakili oleh Vyacheslav A Arlyapov (Slava) dan Tatiana V Kozlova (Tanya) telah hadir ke Universitas Tidar untuk melaksanakan tur kampus dan tur laboratorium. Giliran UNTIDAR diundang berkegiatan, dimulai dengan mengikuti kelas Russian language, History and Culture class di sana.
“Indonesia adalah mitra strategis bagi Rusia dalam Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara, terutama dalam mengembangkan hubungan perdagangan dan budaya. Dan dari sudut pandang ini, delegasi dosen dari Universitas Tidar ke Tula State University diharapkan untuk menjadi implementasi kedua negara dalam mengembangkan kerja sama ilmiah dan pendidikan serta mobilitas akademik antar universitas,” kata Vice-Rector for International and Project Activities Prof Labadze Olesya Evgenievna.
Delegasi UNTIDAR juga sempat berdiskusi mengenai kerja sama riset dosen dan kegiatan mahasiswa ke depannya. Dilanjutkan mengunjungi fasilitas riset di TSU, mempresentasikan profil UNTIDAR, juga kultur dan budaya Indonesia, serta ekskursi ke pusat kota dan museum Kota Moscow.
Perjalanan tidak hanya berhenti di TSU. Kunjungan dilakukan ke Patrice Lumumba Peoples’ Friendship University of Russia (RUDN University). Perwakilan UNTIDAR menjajaki RUDN dalam rangka inisiasi kerja sama. Kedatangan UNTIDAR disambut baik oleh pihak RUDN. “Pihak RUDN senang menerima kunjungan balasan dari Universitas Tidar di Moscow. Kami harap dua universitas dapat berkolaborasi lebih banyak di masa mendatang, terutama dalam bidang penelitian dosen dan kegiatan antar mahasiswa,” ujar Dean of the Faculty of Economics of the RUDN University & Head of Department of International Economic Relations Prof Inna Andronova.
Pihak RUDN lainnya yang hadir dalam pertemuan itu di antaranya Balashova Svetlana (Head of the Department of Economic and Mathematical Modeling) dan Andrey Berezin (Lecturer at Department of Economic and Mathematical Modeling).
Kehadiran UNTIDAR ke Rusia juga diketahui oleh pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia yang bertempat di Moskow. “Semoga hubungan baik yang dijalin oleh Universitas Tidar dengan Tula State University dan RUDN University dapat membuka jalan untuk penelitian bersama dan kerja sama lain dalam berbagai macam bidang keilmuan,” tutur Wakil Duta Besar RI di Moskow Berlian Helmy.
Kunjungan dosen UNTIDAR ini diharapkan bisa meningkatkan capaian indikator kinerja utama dengan kerja sama dan kolaborasi berbagai universitas di dunia. Salah satunya dengan berkegiatan dengan universitas luar negeri yang masuk ke dalam kategori QS100 by subject. “Tujuan utama dari kunjungan kami sebagai dosen adalah untuk mempererat hubungan Universitas Tidar dengan kedua universitas di Rusia tersebut pada bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya. Hal ini dilaksanakan sebagai upaya menjalankan komitmen universitas untuk meningkatkan kualitas pendidikan bertaraf internasional”’ bebernya. (hardina suryani/web/aro)