RADARMAGELANG,ID, Magelang –Pemilu 2024 di Kota Magelang akan diikuti pemilih penyandang disabilitas. Tercatat, sebanyak 714 pemilih difabel masuk daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024 mendatang. KPU Kota Magelang pun menghelat simulasi pemungutan dan penghitungan suara di SLB Negeri Kota Magelang.
Kepala SLB Negeri Kota Magelang Siti Asnah mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak didiknya. Sebab, sebanyak 58 peserta didiknya akan menjadi pemilih Pemilu 2024. Penyandang disabilitas yang masuk DPT didominasi tuna grahita dengan usia 18-20 tahun.
“Kita senang KPU memfasilitasi, sehingga anak-anak yang kemarin (Pemilu 2019, Red) mengalami kesulitan, tahun ini terbantu dengan adanya sosialisasi ramah difabel ini,” katanya kepada Jawa Pos Radar Magelang, Kamis (10/8/2023).
Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto Amron menyebutkan, KPU memiliki kewajiban menjamin aksesibilitas para difabel dalam Pemilu 2024. Nantinya TPS dirancang ramah difabel. “TPS harus bisa melayani difabel, tidak boleh mempersulit, termasuk tempatnya harus mempermudah difabel menggunakan hak pilihnya,” tandas Basmar.
Pihaknya akan menyediakan alat bantu coblos atau template bagi penyandang disabilitas tuna netra. Kemudian ada regulasi yang membolehkan para disabilitas didampingi atau diwakilkan pencoblosannya oleh anggota keluarga atau petugas KPPS. “Dengan catatan ada surat pernyataan dari yang mewakili bahwa tidak akan memberitahukan kepada siapapun soal isi pilihan tersebut,” bebernya. (put/aro)