RADARMAGELANG.ID, Magelang – Sebanyak 252 siswa sabuk putih Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Magelang dan Kota Magelang berkumpul mengikuti pendadaran. Mereka longmarch dari Talang Londo, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, sampai ke Alun-alun Kota Magelang, Minggu, (9/7).
Di sungai-sungai yang mereka lalui, anggota PSHT itu menebar benih ikan. Kemudian melepaskan burung di alam bebas. Setelah pendadaran, mereka akan diwisuda pada 4 Agustus.
Ketua PSHT Cabang Kabupaten Magelang Nurtaji mengatakan, pendadaran adalah salah satu tahap penting yang harus dilalui, sampai mereka sah disebut sebagai warga PSHT. Longmarch ini untuk menguji ketahanan fisik calon warga PSHT.
Kegiatan yang dilakukan di tempat publik ini sekaligus syiar, bahwa PSHT memiliki komitmen mengembangkan dan melestarikan budaya asli Indonesia, yakni pencak silat.
“Kami juga bisa mempersatukan antarwarga dan ingin mendidik manusia yang berbudi luhur. Tahu mana benar dan mana yang salah dalam kehidupan sehari-hari juga bermasyarakat,” ungkap Nurtaji kepada Jawa Pos Radar Magelang.
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang Sarwa Imam Santosa mengajak PSHT menunjukkan kepada masyarakat, bahwa organisasi ini memiliki peran dan fungsi untuk kemajuan masyarakat dan negara. (put/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo