Karena jumlah peziarah atau wisata religi turun. Sedangkan, untuk pengunjung harian disokong oleh olahragawan serta penikmat wisata alam.
“Sebenarnya untuk jam operasional masih seperti biasa selama 24 jam dan tidak ada perubahan regulasi. Namun, dikarenakan bulan suci Ramadan, pengunjung fokus beribadah masing-masing,” pungkasnya.
Dengan kondisi ini, pengelola fokus melakukan perbaikan dan penataan lokasi untuk menunjang kenyamanan berwisata di Kebun Raya Gunung Tidar.
“Ke depan ada perubahan. Utamanya penataan lokasi yang dibuat lebih optimal,” ujarnya.
Pada libur Lebaran nanti, pihaknya menargetkan tembus 3.000 pengunjung. Hal ini disesuaikan dengan jumlah kunjungan di bulan-bulan saat ramai, seperti bulan Rajab.
“Kita prediksi jumlah kunjungan mengalami peningkatan H+2 Lebaran, kemungkinan di Sabtu (22/4) dan Minggu (23/4),” ucapnya. (rfk/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo