RADARMAGELANG.ID – Tahukah kamu bahwa bubuk kakao tidak hanya bisa dibuat menjadi secangkir minum coklat hangat atau bahan utama untuk membuat kue lezat, namun bubuk kakao juga menyimpan banyak manfaat luar biasa bagi kesehatan?
Bubuk kakao adalah bentuk olahan dari padatan biji kakao yang tersisa setelah sebagian besar lemak (mentega kakao) diekstrak.
Bubuk kakao dihasilkan dari biji tanaman kakao (Theobroma cacao) yang difermentasi, dipanggang, dan dikupas untuk menghasilkan cocoa nibs.
Nibs ini kemudian di giling menjadi pasta (cocoa liquor).
Ketika lemak atau mentega kakao (cocoa butter) diekstraksi dari pasta tersebut, bagian padat yang tersisa kemudian dihaluskan hingga menjadi bubuk kakao yang kita gunakan.
Dua Tipe Utama Pengolahan Kakao
· Kakao Alami (tidak diolah dengan alkali) : rasanya tajam, sedikit pahit, dan biasanya lebih tinggi kandungan flavanolnya.
· Kakao Olahan Belanda (diolah dengan alkali) : diolah untuk mengurangi keasaman dan melembutkan rasa; proses ini menurunkan kandungan flavanol.
Kandungan Nutrisi Bubuk Kakao
Dalam 100 gram bubuk kokoa, mengandung beragam nutrisi berikut ini :
· Energi 311 Kal
· Protein 8.0 g
· Lemak 4.0 g
· Karbohidrat 48.9 g
· Serat 32.6 g
· Kalsium 125 mg
· Fosfor 715 mg
· Zat besi 11.6 mg
· Vitamin B1 0.12 mg
Selain itu, kakao juga mengandung berbagai vitamin dan mineral lainnya, seperti Vitamin E, Vitamin K, folat, magnesium, triptofan, serta kandungan kafein dan antioksidan, seperti polifenol (flavanol).
Manfaat Bubuk Kakao untuk Kesehatan
Dengan kandungan nutrisi dan antioksidan yang begitu banyak, tidak heras jika konsumsi bubuk kakao secara rutin dan tanpa tambahan gula yang berlebihan dapat memberikan perlindungan bagi tubuh dari berbagai penyakit.
Berikut beragam manfaat bubuk kakao untuk kesehatan tubuh, di antaranya:
1. Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Salah satu manfaat bubuk kakao yang paling banyak diteliti adalah manfaatnya dalam menurunkan tekanan darah.
Flavanol dalam kakao dipercaya dapat merangsang endothelium (lapisan dalam pembuluh darah) untuk memproduksi oksida nitrat (nitric oxide).
Senyawa ini berfungsi memberikan sinyal pada pembuluh darah agar rileks dan melebar, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan tekanan darah pun menurun.
2. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung dan Stroke
Bubuk kakao juga memiliki sifat yang mirip dengan aspirin, yaitu mengencerkan darah dan mencegah penggumpalan darah (agregasi trombosit) yang bisa memicu serangan jantung dan stroke.
3. Memperbaiki Suasana Hati dan Mengurangi Gejala Depresi
Pernahkan kamu merasa lebih bahagia setelah makan cokelat?
Kakao mengandug beberapa senyawa kimia psikoaktif yang secara alami dapat meningkatkan suasanan hati.
Salah satunya adalah triptofan, asam amino yang digunakan otak untuk memproduksi serotonin, yaitu hormon yang mengatur rasa bahagia dan relaksasi. (mg9/aro)
Editor : H. Arif Riyanto