5 Jenis Umbi-umbian Kaya Nutrisi,yang Jarang Dikenal Banyak Orang, Kini Viral lewat Tren "Saya Ganti Kimpul"

Magang Radar Magelang • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 16:47 WIB
Lima jenis umbi-umbian: ganyong, gadung, suweg, gembili, dan garut
Lima jenis umbi-umbian: ganyong, gadung, suweg, gembili, dan garut

RADARMAGELANG.ID- Baru-baru ini media sosial terutama Tiktok sedang ramai membahas tren “saya ganti kimpul”.

Tren tersebut muncul seiring viralnya konten dari akun @black.sheep8208 wanita asal Bantul yang gemar mengolah kimpul menjadi berbagai hidangan kreatif, mulai dari pengganti nasi hingga makanan ala western.

Dari konten viral tersebut banyak warganet kemudian menjadikan tren ini sebagai bahan lelucon, contohnya “seharusnya ini nongkrong sama pacar, tapi karena saya ngga punya pacar jadi pacarnya saya ganti sama kimpul”.

Ungkapan ini kemudian ramai dan mewarnai kolom komentar dan FYP Tiktok

Namun di balik tren “saya ganti kimpul” tersebut, secara tidak langsung berhasil mengangkat kembali popularitas umbi-umbian yang selama ini terabaikan atau jarang dikenal banyak orang.

Padahal, Indonesia menyimpan banyak sekali umbi-umbian yang kaya akan nutrisi. Tak hanya kimpul inilah 5 jenis umbi-umbian lokal kaya nutrisi yang jarang dikenal banyak orang:

1.      Ganyong

Ganyong (Queensland arrowroot) memiliki tekstur berserat dan padat.

Di beberapa daerah Ganyong juga dikenal sebagai buah tasbih, ganyol, atau ubi pikul.

Ganyong menjadi salah satu umbi yang kaya nutrisi mulai dari kalsium, fosfor, zat besi, serta vitamin B1 dan C.

Umbi ganyong dapat menjadi alternatif pengganti nasi karena mengandung banyak karbohidrat dan kalori serta bebas gluten.

2.      Gadung

Gadung (Dioscorea hispida) umbi-umbian liar yang biasanya tumbuh menjalar di hutan.

Umbi ini mengandung senyawa asam sianida alami yang bersifat racun jika dikonsumsi tanpa pengolahan yang tepat.

Walaupun mengandung racun jika diolah tidak tepat, gadung juga memiliki kandungan utama seperti karbohidrat, serat, protein, vitamin, dan mineral setelah diolah dengan benar. Biasanya masyarakat pedesaan mengkonsumsinya dengan cara dibuat keripik gadung. 

3.      Gembili

Gembili (Dioscerea esculenta) masih satu gen dengan gadung, akan tetapi gembili tidak beracun sehingga aman dikonsumsi.

Biasanya diolah dengan cara direbus atau dikukus, memiliki tekstur lembut dan rasanya cenderung manis.

Kaya akan nutrisi mulai dari karbohidrat kompleks, serat tinggi, inulin, serta vitamin B dan C. 

4.      Suweg

Suweg (Amorphophallus paeoniifolius) aman dikonsumsi biasanya diolah dengan cara direbus dan dikukus.

Memiliki tekstur yang empuk dan sedikit masir. Suweg mentah mengandung kalsium oksalat yang bisa menyebabkan gatal ditangan, sehingga ketika mengkonsumsinya harus sudah benar-benar matang.

Suweg menjadi umbi yang kaya serat glukomanan dan karbohidrat dengan indeks glikemik rendah cocok untuk dikonsumsi penderita diabetes.

5.      Garut

Garut (Maranta arundinacea) dikenal juga dengan sebutan irut atau larut.

Umbinya berbentuk lonjong dengan tekstur berserat dan kaya akan pati.

Biasanya diolah menjadi tepung garut yang digunakan untuk bahan olahan kue. Mengandung karbohidrat, protein, serta vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. (mg5/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
saya ganti kimpul umbi-umbian Kaya Nutrisi pengganti nasi untuk diet viral