RADARMAGELANG.ID--Di tengah padatnya aktivitas sehari-hari, tak sedikit anak muda yang mengaku sering merasa lelah meski tidak melakukan aktivitas fisik berat. Kondisi ini ternyata bisa dipicu oleh kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari menguras energi tubuh.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pola hidup sehat tidak hanya ditentukan oleh olahraga, tetapi juga dipengaruhi kualitas tidur, aktivitas fisik, pola makan, hingga pengelolaan stres. Sementara itu, CDC menyebut kelelahan berkepanjangan dapat dipicu oleh kombinasi gaya hidup yang kurang sehat dan kebiasaan yang dilakukan terus-menerus.
Berikut lima kebiasaan yang diam-diam membuat tubuh lebih cepat lelah.
1. Begadang dan Kurang Tidur
Tidur yang terlalu larut atau durasinya kurang menjadi salah satu penyebab utama tubuh mudah lelah. Sleep Foundation merekomendasikan orang dewasa berusia 18–25 tahun tidur selama 7–9 jam setiap malam agar tubuh memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan energi.
Kurang tidur dapat menyebabkan konsentrasi menurun, suasana hati memburuk, hingga produktivitas terganggu. Dalam jangka panjang, kebiasaan begadang juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko berbagai masalah kesehatan.
2. Terlalu Lama Menatap Layar
Aktivitas bekerja di depan laptop, bermain gim, atau terus-menerus menggulir media sosial membuat banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar.
Paparan layar yang terlalu lama dapat menyebabkan mata lelah, sakit kepala, hingga membuat tubuh terasa lesu. Selain itu, cahaya biru dari perangkat elektronik pada malam hari juga dapat mengganggu ritme tidur sehingga seseorang lebih sulit beristirahat dengan optimal.
Untuk mengurangi dampaknya, para ahli menyarankan menerapkan aturan 20-20-20, yakni setiap 20 menit melihat layar, alihkan pandangan ke objek sejauh sekitar 20 kaki (6 meter) selama 20 detik.
3. Jarang Bergerak
Duduk terlalu lama ternyata justru dapat membuat tubuh terasa semakin lelah. WHO menganjurkan orang dewasa melakukan aktivitas fisik intensitas sedang selama 150–300 menit setiap minggu untuk menjaga kebugaran tubuh.
Berjalan kaki sebentar, melakukan peregangan, atau naik turun tangga selama beberapa menit dapat membantu melancarkan sirkulasi darah sehingga tubuh terasa lebih segar dibanding terus duduk sepanjang hari.
4. Kurang Minum Air Putih
Tubuh manusia sebagian besar terdiri atas air. Ketika kebutuhan cairan tidak terpenuhi, tubuh dapat mengalami dehidrasi ringan yang berdampak pada penurunan energi, sulit berkonsentrasi, hingga muncul rasa lelah.
Karena itu, penting untuk mencukupi kebutuhan cairan setiap hari, terutama saat cuaca panas atau setelah melakukan aktivitas fisik. Air putih tetap menjadi pilihan terbaik dibanding minuman tinggi gula.
5. Terlalu Banyak Mengonsumsi Makanan dan Minuman Manis
Minuman kekinian, camilan manis, hingga makanan penutup memang menggugah selera. Namun, konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan kadar gula darah naik dengan cepat, kemudian turun kembali dalam waktu singkat. Kondisi ini sering membuat tubuh terasa lemas dan mengantuk setelah makan.
Mengganti camilan tinggi gula dengan buah-buahan, kacang-kacangan, atau makanan yang mengandung protein dan serat dapat membantu menjaga energi tetap stabil sepanjang hari.
Merasa lelah tidak selalu berarti tubuh membutuhkan istirahat lebih lama. Dalam banyak kasus, kelelahan justru dipengaruhi oleh kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari tanpa disadari. Mulai dari begadang, terlalu lama menatap layar, hingga kurang bergerak dapat memengaruhi kondisi fisik dan mental.
Menerapkan pola hidup yang lebih sehat, seperti tidur cukup, rutin beraktivitas fisik, menjaga asupan cairan, serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang dapat membantu menjaga energi dan meningkatkan kualitas hidup sehari-hari. (mg2/aro)
Editor : H. Arif Riyanto