RADARMAGELANG.ID--Rhaphidophora pinnata atau biasa kita kenal dengan tanaman Ekor Naga merupakan salah satu tanaman hias yang sering kita temui dengan bentuk daunnya yang memanjang, lonjong dan memiliki ujung yang runcing. Tanaman hias ini terkadang dibiarkan merambat di dinding, pohon bahkan pagar.
Di balik tanaman yang terbiasa menjadi tanaman hias ini, daun ekor naga memiliki berbagai manfaat dalam pengobatan tradisional. Meskipun belum sepopuler jamu atau herbal tradisional lain, daun ekor naga sering direbus menjadi ramuan herbal guna atasi berbagai masalah kesehatan.
Mulai dari mengatasi anemia, meredakan batuk dan penyakit pernapasan, mempercepat penyembuhan luka, meredakan rematik dan nyeri sendi, menjaga kesehatan tulang hingga mengobati disentri dan radang gusi hingga efek anti-inflamasi dan antioksidan. Mari simak manfaat dari daun ekor naga berikut ini!
Manfaat Utama Daun Ekor Naga
Tanaman ekor naga berasal dari Himalaya yang kemudian tersebar ke Asia Selatan hingga Australia. Tanaman ini sering umumnya ditemukan tumbuh liar pada hutan tropis dan subtropis dengan daunnya yang khas seringkali dijadikan sebagai tanaman hias dengan merambat di dinding, pagar, pohon atau mungkin skruktrur lainnya.
Di balik visual dari tanaman ini yang menarik, di dalam daunnya mengandung banyak manfaat yang berguna untuk kesehatan tubuh. Berikut ini khasiat utama dari daun ekor naga.
1.Mengatasi Anemia
Daun ekor naga punya zat besi yang kaya sehingga membuatnya efektif sebagai penambah darah alami. Dengan mengonsumsi rebusan daun ini dipercaya mampu membantu tingkatkan jumlah sel darah merah yang sangat bermanfaat untuk penderita anemia.
2. Meredakan Batuk dan Penyakit Pernapasan
Dengan mengkombinasikan rebusan daun ekor naga dan jahe ini kerap digunakan dalam meredakan batuk. Di dalamnya mengandung antioksidan dan senyawa herbal yang dapat membantu menenangkan saluran pernapasan.
3. Mempercepat Penyembuhan Luka
Zat besi yang terkandung dalam daun ini juga digunakan secara tropikal guna mempercepat pernyembuhan luka. Cara pemakaiannya sendiri yaitu dengan mencuci daunnya, kemudian ditumbuh lalu ditempelkan pada area luka untuk mempercepat regenerasi jaringannya.
4. Meredakan Rematik dan Nyeri Sendi
Rebusan air daun ekor naga yang tradisional ini berguna sebagai obat kompres untuk mengurangi rasa nyeri di dalam persendian dan membantu relaksasi otot.
5. Menjaga Kesehatan Tulang
Adanya kandungan mineral seperti kalsium, magnesium, dan kalium dalam daun ini penting bagi menjaga kekuatan tulang dan pencegahaan resiko osteoporosis.
6. Mengobati Penyakit Disentri dan Radang Gusi
Melalui rebusan daun ini juga dapat berguna sebagai obat kumur untuk meredakan radang gusi sekaligus membantuk dalam mengatasi disentri.
7. Efek Anti-inflamasi dan Antioksidan
Menurut penelitian, ekstrak etanol daun ekor naga menunjukkan efek sebagai agen antiinflamasi yang bisa untuk mengurangi peradangan secara tropikal maupun internal. Kandungan flavonoid di dalamnya juga memiliki peran dalam melawan radikal bebas yang memungkinan pemicuan penyakit kronis.
Budidaya dan Pemanfaatan
Tanaman ekor naga sangatlah muda untuk dibudidayakan, dengan sifatnya yang merambat dan tumbuh cepat. Media tanam idealnya adalah pohon, tembok bahkan tembok yang bisa menjadi tempat rambat.
Daun yang diambil dari tanaman ekor naga biasa digunakan dengan cara merebusnya yang kemudian diminum sebagai ramuan herbal. Selain itu, berbagai penelitian juga sedang dilakukan untung pengembangan produk berbasis ekstrak dari tanaman ini sehingga dapat menjadi alternatif obat alami.
Tanaman ini bisa menjadi pilihan herbal baru yang menjanjikan, terkhusus bagi masyarakat kita yang kaya akan tradisi pengobatan hebal. (mg8)
Editor : H. Arif Riyanto