Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Fakta Unik Merpati Pos: Bukan Antar Surat, Tapi Balik ke Sarang

Magang Radar Magelang • Senin, 6 Oktober 2025 - 23:57 WIB
Sekumpulan burung merpati terlihat sedang berada di sebuah taman
Sekumpulan burung merpati terlihat sedang berada di sebuah taman

Dahulu sebelum ditemukannya internet, belum ditemukan ponsel, bahkan belum mengandalkan pengiriman surat pos modern, bagaimana cara orang saling berkomunikasi mengirim kabar cepat kepada orang yang jauh? Jawaban sederhananya adalah dengan menggunakan burung merpati.

Ya, jauh sebelum kita bisa berkabar dalam hitungan detik dengan mengirimkan pesan lewat aplikasi WhatsApp, manusia dulunya memanfaatkan burung merpati sebagi kurir jalur udara. Mereka biasa menyebutnya dengan merpati pos. Burung merpati ini mempunyai kemampuan yang luar biasa, yaitu dapat selalu menemukan jalan pulang ke sarangnya, meskipun dilepaskan dari jarak yang sangat jauh.

Bukan Mengantar, Tapi Pulang

Yang biasa kita ketahui dan pertanyakan selama ini dan menjadi salah kaprah terbesar tentang merpati pos adalah anggapan bahwa mereka bisa untuk disuruh pergi menuju ke alamat tertentu, lalu mengantarkan surat langsung ke alamat orang yang dituju layaknya kurir di zaman modern ini. Namun faktanya adalah merpati pos hanya bisa melakukan satu hal: pulang ke rumahnya sendiri.

Kemampuan ini bisa disebut dengan homing instinct. Burung merpati mempunyai insting alami untuk mengenali sarangnya, bahkan setelah dibawa ke ratusan kilometer dari rumahnya. Jadi, cara kerja merpati pos adalah:

Seseorang dari Kota A ingin mengirimkan surat ke Kota B, yang harus dia lakukan terlebih dahulu yaitu membesarkan merpati yang berasal dari Kota B. Kemudian saat merpati dibawa ke Kota A dan dilepas, burung itu secara otomatis akan terbang pulang ke Kota B. Pesan kecil yang terikat pada kakinya pun ikut "terkirim".

Terlihat sederhana namun itu adalah suatu yang brilian!

Apa Yang Digunakan Merpati Pos Untuk Navigasi?

Fakta menariknya lagi, yaitu burung merpati dapat mengetahui jalan pulang dengan pengenalan lewat bau, medan magnet dan juga landmark. Merpati pos mengkombinasikan bau udara yang khas dari arah tertentu, posisi matahari, medan magnet bumi, dan bukti visual dari rute yang sudah ia kenali untuk bisa pulang ke sarangnya. Jadi, bukan hanya menggunakan satu indera, mereka seperti mempunyai kompas, peta, dan kenangan akan jalan pulang dalam diri mereka.

Sejak Ribuan Tahun Lalu

Penggunaan merpati pos bukanlah suatu hal yang. Tercatat pada sejarah yang menunjukkan bahwa bangsa Mesir kuno sudah memanfaatkan dan memelihara merpati untuk berkabar sejak sekitar 3.000 tahun yang lalu.

Bangsa Romawi pun juga menggunakan hal yang sama untuk mengirimkan hasil pertandingan olahraga atau memberi kabar perang ke kota-kota besar. Kemudian pada abad pertengahan di Eropa, merpati dipakai oleh para pedagang untuk memberi tahu harga barang pada pasar antar kota.

Bahkan saat era modern, merpati pos masih aktif berperan penting seperti pada Perang Dunia I dan II, merpati pos digunakan untuk mengirimkan pesan yang bersifat rahasia ketika berada di medan perang. Salah satu merpati yang terkenal bernama Cher Ami yang berhasil menyelamatkan ratusan tentara Amerika yang datang membawakan pesan dalam konsisinya yang terluka parah.

Keunggulan dan Keterbasan

Yang menjadikan merpati pos begitu populer dulunya yaitu karena dahulu ia bisa dikatakan cepat dalam mengirimkan pesan, ia diketahui bisa menempuh puluhan hingga ratusan kilometer per hari. Akurasinya dengan hampir selalu pulang ke sarangnya dengan tepat. Ia juga tangguh karena bisa terbang di berbagai kondisi cuaca.

Namun yang menjadi keterbatasannya adalah fakta akan merpati yang hanya bisa pulang ke satu tempat, menjadikannya tidak fleksibel. Surat yang dibawanya harus berukuran kecil dan ringan. Selain itu ada resiko kehilangan karena adanya predator atau buruknya cuaca.

Dari Komunikasi ke Nostalgia

Pada zaman yang serba modern, kini merpati pos sudah jarang sekali digunakan. Fungsi mereka pun telah tergantikan oleh teknologi modern seperti telepon, internet, email, hingga media sosial yang kita gunakan saat ini. Namun dengan semua hal ini, esensi nilai akan sejarah merpati pos tetaplah besar.

Di beberapa negara, merpati pos masih dipelihara untuk lomba balap permati atau sekadar untuk hobi. Mereka bukan lagi kurir utama, akan tetapi sebagai simbol romantisme komunikasi di masa lalu.

Jadi, jangan salah kaprah lagi. Merpati pos bukanlah kurir yang bisa diarahkan menuju ke alamat siapa saja. Yang mereka lakukan hanya mengetahui satu hal, yaitu pulang ke sarang aalnya. Dan melalui nalurinya yang sederhana itulah, ribuan tahun yang lalu, manusia berhasil menciptakan sistem komunikasi yang cerdas dan efektif pada zamannya. (mg8)

Editor : H. Arif Riyanto
#merpati #merpati pos #kirim surat #insting #Burung Merpati #navigasi #komunikasi #nostalgia #surat