RADARMAGELANG.ID - Kegiatan mengonsumsi makanan dan minuman saat pagi hari atau lebih dikenal dengan sarapan merupakan sumber energi bagi otak.
Biasanya masyarakat Indonesia sarapan dengan nasi karena menjadi makanan pokok sebagian orang.
Namun tidak sedikit orang yang memilih sarapan dengan roti.
Jadi ketika sarapan, mana yang lebih baik?
Makan roti atau makan nasi?
Nasi dan roti sama-sama kaya akan kandungan karbohidrat yang memberikan energi untuk tubuh.
Namun baik nasi atau roti memiliki kandungan yang berbeda tergantung dengan jenisnya.
Nasi merah mengandung glukosa yang lebih rendah daripada nasi putih biasa.
Roti memiliki kandungan vitamin dan mineral lebih tinggi karena terbuat dari tepung dan telur serta bahan lain.
Dalam zak gizi makro, roti jauh lebih seimbang karena terdapat protein dua kali lebih banyak daripada nasi putih, karena nasi putih hampir seluruhnya terdiri atas karbohidrat.
Sarapan dengan roti sangat cocok untuk orang yang sedang diet atau menghilangkan lemak serta membentuk tubuh yang ramping.
Jika dilihat dari kalorinya, mengonsumsi 3-4 lembar roti sama dengan mengonsumsi seporsi nasi.
Hal ini disebabkan karena seporsi nasi mengandung 250-300 Kal, sedangkan setiap lembar roti mengandung 90-100 Kal.
Jika seseorang sedang proses dalam pembentukan otot, sarapan dengan nasi putih merupakan pilihan yang tepat karena membutuhkan asupan kalori yang jauh lebih tinggi dan cepat dicerna serta mudah saat menyantapnya.
Kesimpulannya, sarapan dengan roti dan nasi sama-sama baik, namun lebih baik lagi jika makan sarapan sesuai dengan kebutuhan dan porsinya masing-masing. (mg25/aro)
Editor : H. Arif Riyanto