RADARMAGELANG.ID, Lombok merupakau pulau di Nusa Tenggara Barat yang memiliki tanah subur yang dapat ditanami berbagai komoditas.
Salah satu komoditas favorit masyarakat adalah tembakau.
Pulau Lombok memiliki berbagai jenis tembakau yang tersebar di seantero pulau.
Beberapa jenis tembakau populer khas Lombok adalah Tembakau Senang, Kasturi Super, Kasturi Manis, Vender Riket,Vender Bebai, 88, Sang 9, Tembakau Kobra, dan lainnya.
Namun ada satu jenis tembakau yang hanya dibudidaya di satu desa.
Tembakau ini adalah Tembakau Senang.
Dinamai demikian, karena tembakau ini hanya dibudidaya di Dusun Senang, Desa Batuyang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur.
Tembakau ini sangat disenangi oleh pecinta tembakau walaupun harganya lebih mahal dari bebrapa jenis tembakau khas Lombok lain.
Tembakau jenis ini juga jarang dijual bebas di pasar tradisional maupun modern.
Tembakau Senang juga dijadikan ikon tembakau Lombok karena sangat difavoritkan banyak orang.
Perbedaannya terletak pada cita rasa yang unik dibandingkan tembakau rajangan lainnya, bahkan dibandingkan dengan Kesturi yang ditanam di daerah lain.
Tembakau Senang kini menjadi favorit para perokok lokal dan juga telah menjadi salah satu ikon tembakau dari Lombok.
Sudah menjadi hal biasa di Lombok melihat orang-orang melinting tembakau rajangan dengan satu atau dua lembar kertas rokok saat beristirahat dari pekerjaan.
Rokok lintingan itu kemudian dinyalakan menggunakan korek api bersumbu kapuk yang dilumuri minyak tanah.
Rokok ini memiliki aroma khas yang dapat dengan mudah dikenali.
Di segala kegiatan, masyarakat Lombok sangat sering menghisap rokok lintingan daripada rokok filter yag dijual di minimarket.
Orang-orang biasanya menyimpan isian tembakau didalam wadah berbentuk menyerupai dompet yang terbuat dari tenunan atau dalam kantung plastik.
Tembakau Senang memang sangat digandrungi oleh para pecinta tembakau di seluruh Indonesia.
Hal ini dikarenakan tembakau Senang memiliki rasa dan aroma khas yang tak dapat dirasakan di tembakau lain.
Sulit untuk mendapatkan rasa yang serupa karena tembakau ini hanya ditanam di Dusun Senang.
Rasa dan aroma tembakau juga bergantung pada cara penanaman.
Lahan penanaman tembakau Senang di Dusun Senang sebenarnya tidak seberapa luas.
Namun, rasa yang dihasilkan memiliki aroma yang khas.
Di Desa Pringgabaya, mayoitas masyarakat gemar menanam tembakau untuk dijual maupun dikonsumsi sendiri.
Berbagai pengolahan pun dilakukan mulai dijemur di bawah sinar matahari sampai dikeringkan menggunakan oven. (mg27/aro)
Editor : H. Arif Riyanto