RADARMAGELANG.ID, Magelang – Pernahkah Anda mendengar terapi ikan?
Terapi ikan seringkali dijumpai di pemandian atau kolam renang yang menyediakan spot untuk terapi.
Kolam yang berisi ikan ikan kecil yang dapat mengigit kaki kita dapat membantu mengeksfoliasi atau mengangkat sel kulit mati pada kaki.
Terapi ini biasanya dilakukan dengan cara mencelup atau merendam kaki ke dalam kolam yang berisi ikan ikan kecil, kemudian tunggu selama 15 – 20 menit.
Ikan-ikan akan mulai menggigit kaki sehingga kaki terasa lebih rileks dan halus.
Umumnya terapi ikan dilakukan pada bagian kaki, tetapi tidak menutup kemungkinan terapi ikan dapat dilakukan di bagian tubuh lainnya.
Ikan yang digunakan untuk terapi biasanya jenis garra rufa yang merupakan spesies ikan kecil tidak bergigi sehingga tidak melukai kulit kaki.
Berikut beberapa manfaat terapi ikan untuk Kesehatan, simak baik baik!
- Mengeksfoliasi atau menghilangkan sel kulit mati kaki
Terapi ini secara efektif mengangkat sel kulit mati.
Ikan garra rufa terkenal dengan keahliannya mengangkat sel kulit mati pada kaki dengan memberikan sensasi geli seperti tersetrum. Setelah terapi kulit kaki akan terasa lebih halus.
- Melembutkan kulit kaki
Penumpukan sel kulit kaki membuat kulit terasa lebih kasar dan kusam.
Ikan garra rufa membantu menghilangkan kult yang kasar sehingga kulit baru akan terasa lebih halus.
- Melancarkan peredaran darah
Sensasi yang dirasakan saat melakukan terapi ikan ialah menggelitik seperti pijatan pijitan lembut.
Sensasi ini dapat merangsang aliran darah pada tubuh sehingga peredaran darah pada tubuh lebih lancar.
- Meredakan gatal
Rasa gatal pada kulit dapat diatasi dengan melakukan terapi ikan garra rufa.
Ikan ini akan meredakan rasa gatal pada kaki anda dengan proses pengelupasan dan pemijatan pada saat terapi.
- Rileksasi
Terapi tidak hanya menguntungkan untuk fisik saja, tetapi dapat memberikan kesempatan untuk bersantai dan merileksasikan diri dari berbagai aktivitas yang melelahkan.
Selain memberikan manfaat pada Kesehatan, terapi ikan juga harus diperhatikan risiko yang dihadapi seperti
- Berpotensi terkena infeksi
Risiko pertama yang dapat menyerang yaitu berpotensi untuk terkena infeksi karena kolam yang digunakan bersama sama dapat menyebabkan kuman mudah sekali berkembang.
- Penyakit menular melalui darah
Jika terjadi luka pada saat terapi ikan, risiko penularan penyakit melalui darah dapat meningkat apabila ikan agresif. Penyakit yang dapat menular melalui darah yaitu hepatitis B atau HIV.
- Eksploitasi ikan
Keterbatasan makanan yang dikonsumsi secara alami oleh ikan dapat memicu kelaparan karena mereka terpaksa mengonsumsi kulit manusia sebagai makanan pokok mereka.
Maka dari itu, selain memberikan manfaat yang baik bagi Kesehatan perlu diperhatikan berbagai risiko atau efek samping yang akan terjadi saat melakukan terapi ikan. (mg23/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo