Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Temu Ireng Rasanya Super Pahit, Tapi Punya Segudang Khasiat untuk Kesehatan, Salah Satunya Mengobati Diabetes

H. Arif Riyanto • Senin, 22 Juli 2024 | 19:44 WIB
Di dalam temu ireng terdapat beberapa nutrisi, seperti karbohidrat, protein, serat, serta berbagai senyawa antioksidan, misalnya flavonoid, alkaloid, terpenoid, tanin, dan polifenol
Di dalam temu ireng terdapat beberapa nutrisi, seperti karbohidrat, protein, serat, serta berbagai senyawa antioksidan, misalnya flavonoid, alkaloid, terpenoid, tanin, dan polifenol

RADARMAGELANG.ID—Temu ireng adalah salah satu jenis tanaman yang telah digunakan sejak dulu sebagai obat tradisional di beberapa negara Asia, termasuk Indonesia.

Sesuai namanya, tanaman ini termasuk dalam kelompok temu-temuan dengan rimpang berwarna putih kebiruan.

Selain itu, temu ireng yang memiliki nama ilmiah Curcuma aeruginosa ini memiliki rasa yang pahit dan aroma yang hampir serupa dengan jahe.

Tak heran tanaman ini juga sering digunakan sebagai penambah rasa dan pewarna alami  dalam makanan.

Di dalam temu ireng terdapat beberapa nutrisi, seperti karbohidrat, protein, serat, serta berbagai senyawa antioksidan, misalnya flavonoid, alkaloid, terpenoid, tanin, dan polifenol.

Tak hanya itu, tanaman ini juga diketahui memiliki efek antimikroba, antiradang, antiasma, bahkan antikanker.

Oleh karena itu, temu ireng diduga bisa memberikan banyak manfaat bagi tubuh.

Berikut ini manfaat temu ireng untuk kesehatan tubuh yang dirangkum dari beberapa sumber:

  1. Menghambat Pertumbuhan Rambut Ketiak

 Salah satu manfaat tanaman temu ireng adalah untuk membantu menghambat pertumbuhan rambut pada ketiak. 

Studi dalam jurnal  Phytomedicine melakukan penelitian mengenai khasiat tanaman temu ireng untuk menghambat pertumbuhan rambut ketiak.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan minyak atsiri dari temu ireng membantu memperlambat pertumbuhan rambut pada ketiak di minggu ke 5 hingga minggu ke 11.

Selain itu, tanaman herbal ini juga mampu mencerahkan kulit ketiak dalam waktu 3 minggu dan bertahan selama 2 minggu setelah perawatan berhenti. 

  1. Mencegah Infeksi Kulit

Manfaat lainnya dari tanaman temu ireng adalah untuk membantu mencegah infeksi kulit.

Salah satu bakteri yang bisa menyebabkan masalah pada kulit adalah Streptococcus aureus.

Infeksi bakteri ini dapat menyebabkan bisul, selulitis, atau impetigo, sehingga menimbulkan kemerahan, bengkak, dan nyeri pada kulit

Nah, tanaman temu ireng diketahui dalam penelitian memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu membunuh bakteri Streptococcus aureus dalam tubuh.

Selain itu, tanaman ini memiliki sifat anti-inflamasi yang mampu meredakan peradangan pada kulit.

  1. Menjaga Sistem Imun Tubuh

Sistem imun bekerja membangun pertahanan tubuh untuk melawan infeksi virus maupun bakteri penyebab penyakit.

Jika kinerja sistem imun menurun, tubuh akan rentan terkena penyakit.

Temu ireng dapat digunakan sebagai herbal untuk menjaga daya tahan tubuh karena kandungan antioksidan yang tinggi. 

Kandungan antioksidan ini dapat membantu menangkal radikal bebas yang bisa menurunkan kekebalan tubuh. Alhasil, sistem imun tubuh pun tetap terjaga. 

  1. Mengobati Diabetes

Manfaat temu ireng selanjutnya adalah sebagai obat herbal untuk diabetes.

Hal ini karena tanaman herbal ini diketahui mampu mengontrol kadar gula darah. 

Penderita diabetes tipe 2 umumnya kesulitan untuk mengontrol gula darah karena terjadi gangguan pada hormon insulin yang bertugas menyerap glukosa. 

Kandungan senyawa kurkumin di dalam tanaman herbal ini diketahui mampu meningkatkan sensitivitas insulin di dalam tubuh. 

Sensitivitas insulin yang tinggi memungkinkan sel tubuh untuk menyerap glukosa dan menggunakannya sebagai energi, sehingga kadar glukosa dalam darah stabil. 

  1. Mengobati Rematik

Rematik atau disebut juga rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan persendian.

Kondisi ini mengakibatkan terjadinya peradangan kronis pada sendi dan membuat penderitanya merasakan nyeri, bengkak, dan kaku pada persendian,

Nah, tanaman temu ireng membantu mengobati radang sendi karena kandungan kurkumin di dalamnya. 

Kurkumin memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu untuk mengurangi peradangan pada penderita radang sendi. 

Tanaman temu ireng juga dapat membantu mengurangi nyeri persendian pada penderita rematik.

Hal ini karena tanaman herbal ini memiliki sifat antinosiseptif yang bekerja dengan menurunkan rangsangan nyeri pada tubuh. 

  1. Membantu Proses Penyembuhan Luka

Selain mampu mengobati radang sendi, tanaman herbal satu ini juga dapat dijadikan sebagai obat pertolongan pertama alami untuk mempercepat penyembuhan luka.

Hal ini karena temu ireng memiliki kandungan kurkumin yang dapat bekerja sebagai antiradang untuk meredakan peradangan pada kulit yang terluka. 

Selain itu, kurkumin dapat membantu proses proliferasi pada luka, yakni proses pembentukan jaringan kulit yang baru. 

Kurkumin dapat mendorong pembentukan kolagen untuk memperbaiki jaringan kulit yang rusak dan menutup area kulit yang terluka. 

  1. Menjaga Kesehatan Kulit

Tumbuhan herbal satu ini juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit berkat kandungan antioksidan di dalamnya.

Paparan radikal bebas yang berasal dari polusi udara maupun sinar matahari dapat menimbulkan kerusakan pada sel kulit dan menghilangkan elastisitasnya.

Nah, kandungan antioksidan di dalam tanaman herbal ini dapat melindungi kulit karena kemampuannya dalam menghambat radikal bebas. Dengan begitu, kesehatan kulit tetap terjaga.

  1. Mengobati Cacingan

Cacingan merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing di dalam tubuh manusia. Penyakit ini biasanya terjadi pada anak-anak, tapi orang dewasa juga bisa mengalaminya.

Penyakit cacingan pada anak-anak biasanya ditularkan di tempat yang memiliki sanitasi yang buruk dan kualitas air yang buruk 

Studi dalam Health Science Journal of Indonesia mengungkapkan bahwa temu ireng dapat membantu mengobati cacingan pada anak-anak. 

Tanaman herbal ini memiliki cara kerja yang sama dengan golongan obat antelmintik, yakni bekerja dengan membunuh dan melumpuhkan cacing di dalam tubuh. 

  1. Mengobati Asma

Asma merupakan gangguan pernapasan yang ditandai dengan menyempitnya saluran pernapasan akibat terjadinya peradangan. 

Hal ini mengakibat penderitanya mengalami gejala, seperti sesak napas, dada terasa berat, dan batuk.  

Tanaman temu ireng diketahui mampu untuk mengobati asma karena aktivitas spasmolitik yang dapat membantu merelaksasi otot saluran pernapasan.

Tidak hanya itu. tanaman herbal ini memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan peradangan pada saluran pernapasan. 

  1. Mengobati Kanker 

Selain mengatasi demam, tanaman herbal satu ini ternyata dapat membantu untuk mengobati kanker 

Tanaman temu ireng memiliki kandungan zat sitotoksik yang bekerja dengan merusak sel kanker dan menghambat perkembangan sel kanker. 

Meskipun begitu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas tanaman herbal ini sebagai pengobatan kanker.

Hingga saat ini, pemulihan pasien kanker membutuhkan pengobatan medis yang intensif dan strategis tidak hanya mengandalkan obat-obatan herbal.

  1. Mengatasi Kebotakan

Menurut penelitian, ekstrak temu ireng yang dioleskan ke kulit kepala atau area yang menunjukkan tanda-tanda kebotakan dapat merangsang pertumbuhan rambut dan mengatasi kebotakan pada penderita alopecia androgenik.

Penelitian lainnya menemukan bahwa losion yang mengandung temu ireng justru dapat menghambat pertumbuhan rambut di ketiak dan mencerahkan kulit ketiak.

Meski begitu, hal ini perlu dipastikan kembali apakah itu efek langsung dari temu ireng atau kandungan kimia lainnya dalam losion tersebut.

  1. Meredakan Asma

Manfaat temu ireng berikutnya adalah meredakan asma. Menurut penelitian pada hewan, temu ireng diketahui memiliki kemampuan spasmolitik, yaitu merelaksasi otot polos dalam saluran pernapasan sehingga dapat meredakan asma.

Hal tersebut menunjukkan bahwa temu ireng berpotensi sebagai pengobatan asma.

Meski begitu, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui efektivitas dan keamanannya.

  1. Mengatasi Radang Usus

Berkat banyaknya kandungan antioksidan di dalam temu ireng, yaitu flavonoid, alkaloid, dan terpenoid, tanaman ini diduga bisa menjadi antiradang untuk mengatasi radang usus.

Penyakit ini kerap kali menimbulkan gejala nyeri perut, diare kronis, dan perut kembung.

Untuk memperoleh khasiat tersebut, Anda bisa mengonsumsi ekstrak temu ireng atau menggunakan minyak esensial dari temu ireng.

Ekstrak temu ireng ini bisa Anda dapatkan dari suplemen makanan dalam bentuk bubuk.

Meski begitu, manfaat temu ireng di atas masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Hal ini karena beberapa manfaat tersebut baru diujikan pada hewan dan belum dilakukan uji klinis pada manusia.

Selain itu, informasi terkait efektivitas, efek samping, dan jumlah dosis temu ireng yang aman untuk dikonsumsi per hari juga masih sangat terbatas.

Oleh karena itu, Anda tidak disarankan untuk mengonsumsi temu ireng sebagai satu-satunya pengobatan untuk mengatasi beberapa kondisi medis di atas.

Itulah 13 manfaat temu ireng untuk kesehatan yang bisa Anda peroleh.

Namun, guna memastikan keamanannya, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter lebih dulu sebelum mengonsumsi atau menggunakan temu ireng. (*/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#obat herbal #rematik #Penyembuhan Luka #kesehatan kulit #temu ireng #radang usus #kesehatan alami #diabetes #sistem imun #rambut ketiak #asma #tanaman herbal #Infeksi Kulit #kebotakan #kanker #cacingan