RADARMAGELANG.ID—Trigliserida adalah salah satu jenis lemak yang dapat ditemukan dalam darah dan sel-sel lemak.
Tubuh mendapatkan sebagian besar trigliserida dari makanan, seperti mentega, minyak goreng, daging berlemak, keju, dan krim.
Trigliserida juga bisa berasal dari gula dan alkohol.
Lemak dari makanan yang dikonsumsi akan dipecah dan diubah menjadi energi.
Setiap lemak yang tidak digunakan tubuh akan diubah menjadi trigliserida dan disimpan di sel-sel lemak.
Ketika dibutuhkan, trigliserida akan dilepaskan untuk digunakan sebagai energi.
Peningkatan kadar trigliserida dalam darah terjadi bila asupan trigliserida dari makanan melebihi jumlah yang dibutuhkan tubuh.
Kondisi ini dapat memicu penebalan dinding pembuluh darah sehingga berisiko menyebabkan stroke, serangan jantung, dan penyakit jantung.
Untuk menurunkan kadar trigliserida dalam darah bisa dengan mengonsumsi tanaman herbal.
Salah satunya minyak bunga matahari.
Minyak bunga matahari adalah minyak yang diperoleh dari biji bunga matahari (Helianthus annuus).
Selain itu, minyak bunga matahari mengandung lebih sedikit lemak jenuh dan lebih banyak lemak tak jenuh.
Itulah mengapa minyak bunga matahari dianggap lebih bermanfaat bagi kesehatan.
Minyak bunga matahari adalah 100% lemak.
Namun, sebagian besar lemak terkandung dalam lemak tak jenuh, yang sehat dan diperlukan untuk tubuh.
Dilansir dari berbagai sumber tentang manfaat minyak bunga matahari bagi tubuh, antara lain:
- Mengurangi Kadar Trigliserida
Trigliserida adalah jenis lemak yang ada dalam darah.
Kadar trigliserida yang tinggi dapat memicu berbagai penyakit seperti diabetes, stroke, serangan jantung, dan penyakit jantung.
Minyak bunga matahari diketahui dapat menurunkan kadar trigliserida dalam tubuh, terutama jika dikonsumsi sebagai pengganti sumber lemak jenuh seperti margarin dan minyak sawit untuk memasak.
- Menurunkan Kadar Kolesterol
Minyak sayur atau minyak sawit biasa dianjurkan untuk dihindari karena dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh, minyak bunga matahari justru memiliki efek sebaliknya.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan yang kaya asam oleat tak jenuh tunggal lemah dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.
Namun, efek menguntungkan ini hanya dapat dicapai jika minyak bunga matahari tidak dipanaskan hingga suhu tinggi.
Karena itu, jika Anda ingin menggunakan minyak ini untuk memasak, gunakan untuk menggoreng piring dengan api kecil.
Jangan gunakan minyak bunga matahari untuk menggoreng pada suhu tinggi.
- Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Karena sifatnya menurunkan kolesterol dan trigliserida, minyak biji bunga membantu mengurangi risiko penyakit jantung.
Keunggulan ini dicapai jika mengonsumsi minyak bunga matahari dengan kandungan asam oleat (omega-9) yang lebih tinggi, atau setidaknya 70% dari total kandungan lemak.
Ada berbagai jenis minyak bunga matahari yang beredar di pasaran.
Ada minyak biji bunga matahari, yang kandungan utamanya adalah asam oleat atau asam linoleat, serta yang jumlah kedua zatnya sama.
- Pencegahan Penyakit Alzheimer
Vitamin E adalah salah satu jenis vitamin yang diperlukan untuk menjaga fungsi normal sistem saraf.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi vitamin E mampu memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer.
Penyakit Alzheimer sendiri merupakan penyakit otak yang menyebabkan gangguan daya ingat, penurunan kemampuan berpikir dan berbicara, serta perubahan perilaku.
Biji bunga matahari dan minyak sayur merupakan sumber vitamin E alami terbaik.
Setiap 100 gram biji bunga matahari mengandung 35 miligram vitamin E.
Pada berat yang sama, minyak bunga matahari bahkan dapat mengandung 41 miligram vitamin E.
- Melindungi Penghalang Kulit
Minyak bunga matahari juga memiliki berbagai khasiat yang bermanfaat bagi kulit.
Asam linoleat yang terkandung dalam minyak bunga matahari melindungi dan mengoptimalkan fungsi pelindung kulit, terutama untuk menjaga kelembapan kulit.
Penghalang kulit adalah lapisan paling atas dari kulit, yang berfungsi untuk melindungi tubuh.
Khasiat minyak bunga matahari yang bermanfaat dapat dirasakan dengan mengoleskannya langsung ke kulit.
- Cara Menghilangkan Kulit Kering
Minyak bunga matahari memiliki efek anti inflamasi yang dapat menenangkan kulit kering dan kulit yang menderita eksim.
Keunggulan ini karena kandungan asam linoleat di dalamnya.
Kandungan asam linoleat dalam minyak bunga matahari lebih tinggi dibandingkan dengan minyak zaitun, sehingga dipercaya dapat melembabkan kulit secara lebih efektif.
- Mencegah Munculnya Keriput
Penggunaan minyak bunga matahari dapat membantu mencegah munculnya kerutan dan penuaan dini pada kulit.
Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa vitamin E, yang terkandung dalam minyak bunga matahari, bertindak sebagai antioksidan yang membantu melindungi kulit dari radikal bebas dan efek buruk sinar matahari.
Saat dioleskan, minyak bunga matahari mudah diserap ke dalam kulit, sehingga tidak menempel.
Minyak ini juga non-komedogenik dan tidak menyumbat pori-pori, sehingga aman digunakan untuk semua jenis kulit seperti kering, normal, berminyak, dan berjerawat.
Manfaat minyak bunga matahari untuk mencegah munculnya kerutan juga bisa diraih jika kamu menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung minyak bunga matahari.
- Mempercepat Penyembuhan Luka
Saat dioleskan ke kulit, minyak bunga matahari efektif mempercepat penyembuhan luka. Keunggulan ini juga karena kandungan asam oleat.
Selain itu, penelitian lain menunjukkan bahwa minyak bunga matahari menekan perkembangan sel kanker kulit.
Namun, hasil tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Itulah macam-macam khasiat minyak bunga matahari yang bermanfaat bagi tubuh yang dapat Anda coba. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto