RADARMAGELANG.ID, Magelang – Ruangan di dalam rumah akan terasa sejuk dan segar dengan banyaknya oksigen.
Tak perlu pakai pendingin udara. Hanya dengan menempatkan sejumlah jenis tanaman hias penghasil oksigen.
Selain menghasilkan oksigen, penempatan jenis tanaman di dalam ruangan, akan memberi kesan hijau dan segar.
Membuat dekorasi rumah lebih indah. Dengan suasana rumah yang menyenangkan, tentu membuat penghuninya lebih nyaman.
Di bawah ini ada 9 tanaman indoor penghasil oksigen.
- Lidah Mertua atau Sansiviera
Menurut penelitian tanaman ini banyak menghasilkan oksigen.
Lidah mertua atau sansevieria trifasciata dapat menyerap karbon dioksida sebanyak 0,49 ppm/m3 di dalam ruangan tertutup.
Selain karbon dioksida, di malam hari, lidah mertua juga dapat menyerap formaldehida, xilena, benzena dan trichlorethylene.
Bentuk lidah mertua yang artistik juga dapat menambah kesan mewah pada ruangan. Tanaman ini tidak perlu perawatan rumit.
Keluarkan dari ruangan seminggu sekali. Dan tak perlu disiram terlalu banyak air.
- Karet Kebo
Karet kebo memiliki nama latin Ficus Elastica. Tanaman hias satu ini berasal dari Asia bagian Selatan dan Tenggara.
Saat ini banyak dijual di toko-toko tanaman. Penampilannya cantik memberi kesan mewah pada ruangan. Daunnya oval berwarna hijau keunguan.
Karet kebo bisa menghasilkan oksigen yang banyak. Mampu menyerap udara kotor, sehingga ruangan menjadi lebih segar.
Tanaman hias ini dapat menyerap dan mengubah senyawa berbahaya ini menjadi lingkungan yang lebih aman sekaligus menambahkan oksigen untuk membuat udara bebas dari spora jamur.
Perawatannya tidak rumit. Karet kebo dapat hidup di ruangan yang minim sinar matahari.
Cukup seminggu sekali keluarkan dari dalam ruangan. Lalu disiram air secukupnya.
- Sirih Gading
Sirih gading sangat familiar. Mudah ditanam dan penampilannya indah.
Cocok untuk tanaman dekoratif di dalam ruangan. Sirih gading penghasil oksigen yang baik.
Bahkan mampu menjaga sirkulasi udara di dalam rumah. Selain itu, mampu menyedot racun berbahaya serta menghilangkan jenis polutan.
Seperti benzena, toluena, formaldehida, karbon monoksida dan xilena. Udara di dalam ruangan menjadi lembab karena sirih gading.
- Palem Bambu
Palem bambu atau Chamaedorea Seifrizii merupakan tanaman indoor.
Mampu hidup dengan cahaya matahari yang minim. Palem bambu merupakan penghasil oksigen.
Dapat menghilangkan zat kimia dan polutan berbahaya seperti formaldehida di dalam rumah.
Palem bambu juga dapat meningkatkan kelembapan udara di sekitar rumah.
Kelembapan udara yang terjaga dengan baik dapat mencegah sakit tenggorokan, pilek, batuk kering hingga membantu kamu mengurangi kulit kering.
- Peace Lily
Peace Lily salah satu tanaman indoor yang indah. Bisa menetralkan gas beracun seperti karbon monoksida dan formaldehida dalam udara.
Sehingga udara di dalam ruangan tetap terjaga kualitasnya.
Udara yang tersaring oleh tanaman rumah ini dapat membuat nafas lebih baik dan membuat ruangan lebih nyaman.
Peace lily juga dapat membantu mengurangi stres. Tanaman cantik ini bisa diletakkan di kamar mandi, ruang tamu maupun di dapur.
- Krisan
Krisan (Chrysanthemum Morifolium) merupakan tanaman bermanfaat hebat.
Bisa menyerap zat berbahaya seperti formaldehida, xylene, benzena dan ammonia dalam udara.
Menurut penelitian yang pernah dilakukan oleh NASA, bunga krisan mampu menghilangkan total 76.931 mikrogram benzene di udara dalam waktu 24 jam.
Krisan dapat memproduksi oksigen lebih tinggi dibandingkan tanaman rumah penghasil oksigen lainnya, karena krisan memiliki lebih banyak daun.
Di sisi lain bunga ini membuat saraf menjadi lebih rileks, mencegah penyakit jantung dan stroke hingga perawatan kulit.
- Sri Rejeki
Tanaman hias ini memiliki bentuk yang unik, daunnya mempunyai corak yang mencolok. Cocok untuk dekorasi ruangan.
Sri rejeki juga dapat menghilangkan polutan berbahaya seperti benzena, formaldehida, dan lainnya. Pada malam hari, sri rejeki menyerap CO2 dan memproduksi oksigen.
Tanaman ini bisa diletakkan sudut kamar, dapur, ruang tamu, ruang keluarga serta ruang makan.
- Lidah Buaya
Lidah buaya mengandng vitamin dan mineral yang tinggi seperti vitamin C, vitamin A, vitamin E, vitamin B1, magnesium, zinc dan fosfor.
Tak heran bila banyak digunakan untuk industri kecantikan dan kesehatan. Selain itu, lidah buaya mampu memurnikan udara, karena dapat menghilangkan polutan berbahaya seperti benzena dan formaldehida dari udara.
Lidah buaya juga dapat memproduksi oksigen dan melepaskannya pada malam hari.
- Kuping Gajah
Kuping gajah memiliki daun yang lebar mirip telinga gajah. Keindahan daunnya ini membuat kuping gajah dilirik para pecinta tanaman.
Dijadikan salah satu tanaman dekorasi rumah. Bisa memberi kesan nyaman dan menenangkan.
Tanaman ini juga penghasil oksigen. Cocok diletakkan di dalam ruangan. Manfaat lainnya menjadi media relaksasi.
Di atas adalah sejumlah jenis tanaman penghasil oksigen yang cocok diletakkan di dalam ruangan. Karena bisa meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan. (lis)
Editor : Lis Retno Wibowo