Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Inilah Dua Jenis Buah yang Tertulis di Alquran, Jika Dikonsumsi sangat Baik untuk Kesehatan, Salah Satunya Meningkatkan Stamina Seksual

H. Arif Riyanto • Rabu, 20 Maret 2024 | 23:21 WIB

Buah Zaitun dan Buah Tin,  dua jenis buah-buahan yang baik untuk kesehatan dan tertulis di Kitab Suci Alquran.
Buah Zaitun dan Buah Tin, dua jenis buah-buahan yang baik untuk kesehatan dan tertulis di Kitab Suci Alquran.

RADARMAGELANG.ID
—Dalam kitab suci umat Islam, Alquran banyak menyimpan sumber ilmu pengetahuan dan penunjuk.

Sebagai sumber bagi segala kebutuhan manusia, ternyata dalam Alquran juga mencantumkan beberapa buah yang baik untuk dikonsumsi.

Buah yang tertulis memiliki manfaat hebat secara ilmiah.

Buah itu juga ternyata mampu meredakan berbagai penyakit, seperti kolesterol tinggi.

Berikut ini dua jenis buah-buahan yang baik untuk kesehatan dan tertulis di Alquran.

  1. Buah Tin

Buah tin atau ara memiliki rasa manis yang unik, bertekstur lembut, dan kenyal.

Ciri fisiknya unik, menyerupai tetesan air mata.

Buah ini tumbuh subur di dataran Mediterania dan Timur Tengah.

Buah tin telah lama digunakan sebagai pemanis buatan, sebelum adanya gula.

Di dalamnya terkandung energi, protein, karbohidrat, folat, dan niacin yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh.

Manfaatnya mulai dari menurunkan tekanan darah tinggi hingga mencegah degenerasi makula seiring dengan usia.

Untuk mendapatkan kegunaan itu, Anda bisa memakannya langsung atau mengolahnya menjadi teh.

Di dalam buah tin mengandung berbagai nutrisi yang menjadi keistimewaan, seperti: Energi: 74 kilokalori, Karbohidrat: 19.18 gram, Protein: 0.75 gram, Lemak total: 0.30 gram, Vitamin A: 142 IU, Vitamin C: 2 miligram, Serat: 2.9 gram, Folat: 6 mikrogram, Niacin: 0.400 miligram, Riboflavin: 0.050 miligram, Thiamin: 0.060 miligram, Vitamin E: 0.11 miligram, Vitamin K: 4.7 mikrogram,  Sodium: 1 miligram, Potasium: 232 miligram, Kalsium: 35 miligram, Zat besi: 0.37 miligram, Magnesium: 17 miligram, Mangan: 0.128 miligram, Selenium: 0.2 mikrogram, Zink: 0.15 miligram dan Beta karoten: 0.03 miligram.

Buah tin paling banyak disebut di dalam Alquran.

Bahkan, Alquran memiliki Surah At-Tin yang berarti buah tin.

Referensi buah tin dalam ayat Alquran berbicara tentang manfaat obat dari buah tersebut.

Dalam tradisi Islam, apapun yang namanya digunakan untuk bersumpah oleh Allah SWT memiliki keagungan atau kepentingan yang melekat.

Buah tin terkenal memiliki kandungan pektin, yakni serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol.

Serat larut dinilai mampu menghilangkan kadar trigliserida berlebih dan membantu menghilangkan trigliserida.

Selain itu, buah tin kering mengandung asam lemak Omega 3 dan Omega 6, fitosterol yang bersifat kardioprotektif dan membantu meningkatkan kesehatan otak.

Buah tin atau fig dalam bahasa Inggris juga mengandung magnesium atau mineral dalam tubuh yang berperan penting dalam kesehatan tulang dan keseimbangan energi.

Dengan banyaknya kandungan baik dalam buah ini, tak sedikit orang memanfaatkan buah tin untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, yaitu:

  1. Meningkatkan Kesehatan Sistem Pencernaan

Buah tin membantu menyehatkan usus.

Kandungan serat dalam buah bertindak sebagai pencahar alami.

Nutrisi itu bersifat prebiotik, menjadi sumber makanan bakteri usus baik (probiotik), dan mendukung lingkungan usus yang sehat.

Sebuah studi menyebutkan, buah ara terbukti membantu mengatasi sindrom iritasi usus.

Hasilnya, kelompok yang mengonsumsi buah ara mengalami perbaikan gejala secara signifikan.

Selain itu, mereka juga menunjukkan peningkatan kualitas hidup dan kelancaran buang air besar. 

  1. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Makanan sehat ini dapat mengurangi kadar trigliserida dalam darah dan mampu meningkatkan Kesehatan jantung.

Trigliserida adalah partikel lemak dalam darah yang merupakan penyebab utama penyakit jantung. 

Studi berjudul Effect of consumption of dried California mission figs on lipid concentrations dalam Annals of Nutrition and Metabolism menemukan, mengonsumsi 5 minggu buah ara sebanyak 120 gram menurunkan kadar kolesterol jahat.

Selain itu, antioksidan dalam buah ara juga berperan dalam menghilangkan radikal bebas yang berisiko menyumbat arteri koroner dan memicu penyakit jantung koroner.

Kandungan fenol dan asam lemak omega-3 serta 6 menurunkan risiko penyakit jantung.

  1. Menurunkan Tekanan Darah

Tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat menyebabkan komplikasi, seperti penyakit jantung dan stroke.

Penyebabnya, yakni ketidakseimbangan kalium akibat mengonsumsi tinggi natrium. 

Buah tin adalah makanan sehat yang kaya kalium dan dapat membantu memperbaiki ketidakseimbangan tersebut.

Sementara itu, kadar serat di dalamnya dapat membantu membuang kelebihan natrium. 

Selain itu, studi dalam Pharmaceutical Biology Journal menyebutkan, buah ara dapat meningkatkan kesehatan pembuluh darah berkat kandungan ekstrak air metanol dalam buah.

Dengan kesehatan pembuluh darah yang baik, aliran darah dalam tubuh semakin lancar.

Efeknya, akan terjadi penurunan tekanan darah keseluruhan, sehingga kamu bisa terhindar dari risiko penyakit kardiovaskular.

  1. Meningkatkan Kepadatan Tulang

Buah tin merupakan sumber kalsium dan potasium yang baik. Mineral ini dapat bekerja sama untuk meningkatkan kepadatan tulang, sehingga dapat mencegah kondisi seperti osteoporosis. 

  1. Menyembuhkan Anemia

Kekurangan zat besi dalam tubuh dapat menyebabkan anemia defisiensi besi. Dengan mengonsumsi buah ara, kandungan kandungan zat besi di dalamnya dapat menjaga kadar hemoglobin dalam darah.

Selain buah tin, buah delima jadi salah satu makanan sehat yang mampu menjaga kesehatan tubuh.

  1. Menurunkan Kadar Gula pada Pengidap Diabetes

Buah tin memiliki khasiat yang dapat membantu mengatur kadar glukosa darah.

Studi dalam Diabetes Research and Clinical Practice menyebutkan, mengonsumsi teh daun ara saat sarapan dapat menurunkan kebutuhan insulin tubuh mereka.

Setelah beberapa bulan mengonsumsinya, dosis insulin mereka menurun sebanyak 12 persen.

  1. Membantu Mempertahankan Berat Badan Sehat

Secara alami, buah tin mengandung tinggi serat, serta kaya akan vitamin dan mineral.

Salah satu manfaat buah tin yaitu dapat menjadi makanan inklusi yang berguna untuk meningkatkan kepadatan nutrisi dalam pola makan.

Dengan begitu, kamu dapat mengelola berat badan dengan baik. 

  1. Kaya Antioksidan

Di dalam buah ara terdapat senyawa tanaman pelindung, yaitu polifenol. Senyawa tersebut memiliki sifat antioksidan.

Artinya, buah dapat membantu mencegah oksidasi oksigen dan mengakibatkan kerusakan pada sel dan jaringan.

  1. Meningkatkan Stamina Seksual

Selanjutnya, makanan sehat  ini mengandung tinggi kalsium, zat besi, potasium, dan seng.

Di dalamnya terdapat magnesium, yakni mineral untuk menghasilkan hormon seks androgen dan estrogen.

Manfaatnya antara lain mengatasi disfungsi seksual, seperti kemandulan, disfungsi ereksi, dan penurunan hasrat seksual.

Cara kerjanya dengan meningkatkan produksi oksida nitrat. Kandungan itu berfungsi melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke organ seksual.

  1. Mengobati Asma

Cara ampuh mengatasi asma bronkial adalah dengan mengonsumsi campuran bubuk biji fenugreek, madu, dan buah ara.

Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi jus ara untuk meredakan asma.

Cara kerjanya dengan melembapkan selaput lendir dan mengeringkan dahak, sehingga gejala asma bisa mereda.

Di dalamnya mengandung senyawa fitokimia yang efektif melawan radikal bebas pemicu asma.

  1. Mengurangi Gejala Insomnia

Selain itu, buah ara efektif meningkatkan kualitas tidur.

Manfaat ini terjadi berkat kandungan asam amino triptofan yang membantu tubuh memproduksi zat melatonin.

Ini adalah zat yang memicu rasa kantuk. 

  1. Mencegah Kanker Payudara

Penelitian berjudul Anticancer activity of methanol extract of ficus carica leaves and fruits against proliferation, apoptosis, and necrosis in huh7it cells dalam Cancer Informatics menemukan, daun ara dan getah alami dari tanaman ara menunjukkan aktivitas antitumor terhadap kanker usus besar manusia, kanker payudara, kanker serviks, dan sel kanker hati.

  1. Mencegah Hipertensi

Hipertensi adalah gangguan yang dapat terjadi karena ketidakseimbangan natrium dan kalium dalam tubuh.

Dengan mengonsumsi buah ara, kandungan potasium di dalamnya dapat membantu menjaga keseimbangan tersebut.

  1. Menjaga Kesehatan Mata

Buah ara mengandung beta karoten yang kemudian menjadi vitamin A oleh tubuh.

Nutrisi ini berperan dalam menjaga kesehatan sel-sel mata dan membantu menjaga penglihatan.

  1. Meningkatkan Fungsi Otak

Faktanya, kandungan vitamin B kompleks dalam buah tin membantu meningkatkan fungsi otak dan memperbaiki daya ingat.

Selain itu, nutrisi tersebut bekerja dengan melindungi sel-sel dari kerusakan oksidatif. 

  1. Mengurangi Sakit Tenggorokan

Buah tin mengandung tinggi lendir yang dapat menyembuhkan dan melindungi organ tenggorokan.

Cara kerjanya dengan menenangkan tenggorokan dan menghilangkan rasa sakit di area tersebut.

  1. Mencegah Degenerasi Makula

Selain itu, manfaat buah tin juga mencegah degenerasi makula seiring dengan usia.

Kegunaan ini terjadi berkat kandungan vitamin A dalam jumlah yang tinggi.

 

  1. Buah Zaitun

Zaitun (Olea europaea) adalah pohon kecil tahunan dan hijau abadi, yang buah mudanya dapat dimakan mentah ataupun sesudah diawetkan sebagai penyegar.

Buahnya yang tua diperas dan minyaknya diekstrak menjadi minyak zaitun yang dapat dipergunakan untuk berbagai macam keperluan.

Zaitun adalah anggota suku Oleaceae.

Zaitun juga menjadi buah yang paling sering disebut dalam Alquran, yakni sebanyak tujuh kali.

Hal ini membuktikan seberapa besar dan penting buah tin dalam sejarah perkembangan Islam.

Selain memiliki nilai gizi serta obat dan kosmetik, buah zaitun juga memenuhi fungsi agama sebagai tanda kebesaran Allah SWT.

Dalam Surat Al Mu'minun ayat 20, Alquran menyebutkan tentang buah-buahan yang harus dimakan dan berbicara tentang pohon zaitun yang tumbuh di Gunung Sinai yang menyediakan minyak dan bumbu untuk dimakan.

Selain kurma, ternyata minyak zaitun juga tercantum dalam Alquran sebagai obat.

Buah zaitun juga disebut sebagai buah yang diberkahi.

"... yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebalah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis) ..." (An-Nur: 35).

Dikutip dalam buku berjudul 'Sains dalam Alquran oleh Dr. Nadiah Thayyarah menuliskan sabda Rasululllah tentang buah zaitun yang berbunyi:

"Makanlah buah zaitun dan gunakanlah ia sebagai minyak, karena ia tumbuh dari pohon yang diberkahi." (HR. Ahmad dan Tirmidzi).

Di dalam 1 sendok makan atau setara 15 ml minyak zaitun, terdapat 120 kalori dan beragam nutrisi berikut ini: 13,5–14 gram lemak,  0,1 miligram kalsium,  0,1 miligram kalium,  0,3 miligram natrium,  1,9 miligram vitamin E,  dan 8 mikrogram vitamin K.

Meski banyak mengandung lemak, tetapi lemak yang terkandung di dalam minyak zaitun merupakan jenis lemak sehat, seperti lemak tak jenuh tunggal, lemak tak jenuh ganda, asam oleat, omega 3, dan omega 6. Minyak zaitun juga mengandung kolin dan antioksidan, seperti flavonoid dan polifenol.

Berkat beragam kandungan nutrisi dan antioksidannya, ada banyak manfaat minyak zaitun yang bisa Anda peroleh, antara lain:

  1. Mengontrol Tekanan Darah

Sebuah riset menyebutkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi minyak zaitun murni sekitar 50–60 ml atau setara kurang lebih 4 sendok makan per hari, terlihat memiliki tekanan darah yang lebih terkontrol. Hal ini diduga berkat kandungan antioksidan dan asam lemak sehat pada minyak zaitun yang dapat membuat pembuluh darah lebih rileks dan mengurangi peradangan di pembuluh darah.

  1. Mengurangi Risiko Terjadinya Penyakit Jantung

Kandungan antioksidan di dalam minyak zaitun juga berperan untuk mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung.

Hal ini karena minyak zaitun tidak mengandung kolesterol atau lemak jenuh, sehingga tidak menumpuk di pembuluh darah.

Minyak sehat ini justru baik dikonsumsi untuk mencegah penumpukan kolesterol yang dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke.

  1. Menurunkan Kadar Kolesterol

Mengganti asupan lemak jenuh atau lemak yang berasal dari hewan dengan minyak zaitun, dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) pada penderita kolesterol tinggi dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) sehingga baik untuk kesehatan jantung.

  1. Mencegah Pertumbuhan Sel Kanker

Pola makan sehat dengan menggunakan minyak zaitun untuk mengolah makanan, dapat meningkatkan kadar antioksidan di dalam tubuh yang dapat mencegah dan memperbaiki kerusakan sel akibat paparan radikal bebas. Antioksidan juga diketahui dapat mencegah dan menghambat pertumbuhan sel kanker.

  1. Memelihara Fungsi Otak

Sebuah riset menyebutkan bahwa kandungan zat antioksidan dan antiradang pada minyak zaitun dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit pada otak, seperti stroke dan demensia.

  1. Menjaga Berat Badan

Minyak zaitun juga baik dikonsumsi bagi Anda yang sedang diet, termasuk diet paleo atau berusaha menjaga berat badan tetap ideal.

Minyak alami ini juga baik dikonsumsi untuk mencegah obesitas.

  1. Mengatasi Sembelit

Minyak zaitun juga bisa dikonsumsi untuk mengatasi sembelit karena bisa membuat tinja lebih lunak sehingga mudah dikeluarkan dari dalam tubuh.

  1. Mengendalikan Kadar Gula Darah

Sebuah riset menunjukkan bahwa orang yang menjalani pola makan sehat secara rutin, termasuk dengan mengonsumsi minyak zaitun, memiliki kadar gula darah yang lebih terkontrol.

Hal ini menjadikan minyak zaitun bermanfaat untuk menurunkan risiko terjadinya diabetes.

  1. Melembabkan Kulit Kering

Minyak zaitun mampu mengunci kelembapan kulit, sehingga sering digunakan untuk perawatan kulit kering.

Anda bisa mengoleskan minyak zaitun pada kulit wajah, tangan, atau kaki yang kering.

  1. Menjaga Kesehatan Mulut

Minyak zaitun mengandung sifat antiradang, antioksidan, dan antibakteri.

Efek ini menjadikan minyak zaitun bermanfaat untuk memelihara kesehatan serta kebersihan gigi dan mulut.

Selain itu, berkumur dengan minyak zaitun secara rutin juga dapat mencegah dan mengatasi bau mulut. (*/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#tekanan darah #kesehatan jantung #buah tin #turunkan kadar gula darah #buah zaitun #hipertensi #buah kurma #kepadatan tulang #antioksidan premium #anemia #stamina seksual #sistem pencernaan #kolesterol #alquran