Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Efektif Mengontrol Kadar Gula Darah, Penderita Diabetes Dianjurkan Konsumsi Buah Manggis, Syaratnya Jangan Berlebihan!!

H. Arif Riyanto • Minggu, 10 Maret 2024 | 20:06 WIB
Buah manggis kaya akan manfaat bagi kesehatan.
Buah manggis kaya akan manfaat bagi kesehatan.

RADARMAGELANG.ID—- Manggis adalah buah tropis Asia Tenggara dan banyak dijumpai di Indonesia pada musim-musim tertentu.

Buah yang memiliki rasa manis dengan sedikit asam ini sering kali digunakan dalam pengobatan tradisional untuk sejumlah penyakit.

Seperti dilansir dari Medicine Net, manggis kaya akan antioksidan dan vitamin yang bermanfaat untuk mengurangi peradangan, meningkatkan kekebalan tubuh, serta mendukung kesehatan usus.

Akan tetapi, tak jarang orang menganggap bahwa manggis tidak baik untuk penderita diabetes lantaran rasanya yang manis.

Sebenarnya bolehkah penderita diabetes makan manggis?

Sejumlah data yang dirangkum dari berbagai sumber menyebutkan, orang sakit diabetes boleh saja mengkonsumsi manggis, namun jumlahnya harus dibatasi.

Kenapa?

Karena manggis ini memberikan asupan kalori pada si penderita diabetes.

Dan si penderita diabetes kita tahu salah satunya harus membatasi asupan kalori.

Pakar kesehatan merekomendasikan mengkonsumsi 1-2 buah manggis per hari cukup aman untuk penderita diabetes.

Sebab, satu buah manggis tersebut mengandung 60 - 65 kalori, tergantung besar buahnya. Lantas mitos atau fakta kandungan buah manggis dipercaya dapat menurunkan berat badan? Jawabnya mitos.

Konsumsi buah manggis mungkin saja benar.

Karena buah manggis dapat membantu melancarkan sistem pencernaan.

Tapi kalau buah manggis dikonsumsi dengan makanan lain atau pasien tidak menjaga asupan kalori yang pasti jika mengkonsumsi buah manggis tidak akan terjadi kurus malahan menambah berat badan.

Karena dapat menambah kandungan gula darah pada tubuh.
Oleh sebab itu, kita dianjurkan untuk mengonsumsi buah dengan benar.

Sebab, segala sesuatu yang dikonsumsi secara berlebihan tidak baik.

Baik yang menderita diabetes maupun yang tidak diabetes.

Baiknya konsumsi buah manggis secukupnya saja, 1-2 buah manggis per hari sudah cukup, dan tidak akan menimbulkan penyakit pada tubuh.
Apakah penderita diabetes boleh makan manggis?

Meskipun memiliki rasa manis, manggis termasuk makanan dengan nilai indeks glikemik rendah, yakni hanya 25.

Dengan demikian, manggis tidak akan meningkatkan gula darah dengan cepat setelah makan. Peran buah manggis dalam mengontrol kadar gula darah disebabkan oleh senyawa xanthone dan serat yang membantu menyeimbangkan kadar gula darah, serta meningkatkan kontrol diabetes.

Dilansir dari VN Express (21/6/2023), peneliti dari Sapienza University, Roma melakukan penelitian terhadap sekelompok wanita gemuk dengan diabetes yang mengonsumsi 400 mg manggis per hari selama 26 minggu pada 2018.

Hasilnya, konsumsi manggis pada penderita diabetes dapat mengurangi resistensi insulin. Penelitian juga menunjukkan adanya sel-sel tubuh berkurang sebagai respons terhadap efek hormon insulin.

Kendati demikian, penderita diabetes juga harus membatasi konsumsi manggis.

Pasalnya, meskipun nilai GI dalam manggis rendah, kandungan gula alami yang ada di dalamnya juga dapat membuat lonjakan pada kadar gula darah bila dikonsumsi berlebihan.

Penderita diabetes dianjurkan untuk memilih manggis segar, matang, kulit halus, dengan jumlah daging yang bisa dimakan sekitar 100-150 gram sehari.

Selain itu, hindari makan manggis kalengan atau beku, karena berpotensi menyebabkan kenaikan gula darah setelah makan.

Selain bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah, konsumsi manggis juga bermanfaat untuk kesehatan lainnya, seperti:

  1. Mengurangi Peradangan

Manggis memiliki senyawa anti-inflamasi yang bermanfaat untuk mengurangi peradangan pada tubuh.

Selain itu, kandungan antioksidannya yang tinggi membuat manggis dapat mengurangi peradangan melalui penghambatan pelepasan oksida nitrat, prostaglandin E2, dan sitokin proinflamasi.

Manggis juga mengandung tinggi serat yang memberikan berbagai manfaat, termasuk mengurangi peradangan.

  1. Menjaga Kesehatan Kulit

Paparan sinar matahari adalah penyebab utama penuaan dan kanker kulit.

Kandungan alpha mangostin yang ada dalam buah manggis adalah antioksidan yang memiliki kemampuan untuk mengurangi keriput yang disebabkan oleh efek sinar UVA dan UVB dan meningkatkan elastisitas kulit.

  1. Melindungi Tubuh dari Radikal Bebas

Manggis mengandung sekelompok metabolit sekunder, yakni senyawa yang tidak terlibat langsung dalam pertumbuhan dan perkembangan.

Senyawa ini memiliki sifat antioksidan yang kuat termasuk alfa, gamma mangostin, dan xanthones isoprenylated. Antioksidan ini memiliki kemampuan untuk menetralkan molekul yang berpotensi berbahaya yang disebut radikal bebas dan terlibat dalam berbagai penyakit kronis.

  1. Meningkatkan Imunitas.

Manggis kaya akan vitamin C dan serat yang memainkan peran penting dalam sistem kekebalan tubuh.

Serat mendukung bakteri usus yang sehat, bagian penting untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

Sementara vitamin C, menyediakan fungsi sel kekebalan tubuh.

Selain itu, terdapat zat lain yang ada dalam manggis yang juga memiliki sifat antibakteri.

Zat ini nantinya juga dapat bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh dengan melawan bakteri berbahaya.

  1. Menghambat Akumulasi Lemak

Kandungan alpha glucosidase yang ada dalam buah ini memiliki sifat menurunkan glukosa (gula) dan meningkatkan produksi sel beta pankreas.

Selain itu, alpha mangostin di dalamnya juga mirip dengan obat antiobesitas yang menghambat sintesis asam lemak, serta menghambat akumulasi lemak dalam tubuh.  (*/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#obat herbal #peradangan #lemak #kesehatan kulit #radikal bebas #buah manggis #diabetes #imunitas #Manggis