RADARMAGELANG.ID– Sifat teman tentu tidak sama.
Ada yang bisa menerima ketika diberikan saran atau masukan.
Ada juga teman yang gampang tersinggungan.
Kalau tidak pas saran kita langsung ngambek.
Bahkan, bisa ngambek sampai berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan ada yang berbulan-bulan nggak bertegur sapa.
Nggak bahaya tah??
Nah, karena itu, kamu harus tetap memastikan jika memberikan saran tanpa menyinggung lawan bicaramu, meski merekalah yang datang untuk meminta pendapatmu.
Disadari atau tidak, orang selalu membutuhkan saran agar bisa hidup dengan lebih baik. Akan tetapi, tidak jarang saran dipahami sebagai kritik atau bahkan kalimat yang bermaksud untuk menjatuhkan.
Sering kali, hal tersebut terjadi karena saran tidak disampaikan dengan benar dan cenderung menghakimi dibandingkan menunjukkan sikap peduli kepada orang lain agar bisa menjadi seseorang yang lebih baik.
Maka, kunci penting dalam hal ini adalah dengan memikirkan bagaimana cara agar bisa memberikan saran tanpa menyinggung.
Artikel ini akan menyajikanmu beberapa cara memberikan saran tanpa menyinggung, terlebih kepada orang terdekatmu agar hubunganmu dengannya tidak rusak.
Menyampaikan Saran Secara Privat
Saran bisa jadi melukai diri seseorang dibandingkan memotivasinya untuk menjadi lebih baik. Ini terjadi salah satunya ketika saran disampaikan di ruang publik di mana siapa pun bisa mendengarnya.
Jika kamu ingin memberikan saran tanpa menyinggung, maka pastikan hal tersebut kamu lakukan di ruang privat di mana hanya ada kamu dan temanmu.
Ini sangat penting untuk kamu lakukan terlebih jika temanmu merupakan pribadi yang mudah tersulut amarahnya.
Menyampaikan saran di ruang tertutup akan meminimalisir perasaan malu dan tidak nyaman dibandingkan jika kamu menyampaikannya di depan banyak orang secara transparan.
Jangan Merasa Lebih Baik
Kamu bisa berpendapat, tetapi kamu tidak bisa menilai kehidupan orang lain untuk menghakiminya.
Orang tidak akan suka jika kamu melakukan hal tersebut, sebab itu terkesan bahwa kamu menganggap dirimu lebih baik daripada mereka.
Oleh karenanya, dalam memberikan saran tanpa menyinggung, pastikan kamu menempatkan dirimu sejajar dengan mereka. Hal tersebut akan membuat saran yang kamu berikan lebih mudah untuk diterima.
Berikan Pujian Sebelum Masuk pada Saran
Hanya fokus pada saran akan membuatmu terkesan seperti orang yang menilai dan menggurui.
Oleh karenanya, untuk menghilangkan kesan ini, penting bagimu untuk terlebih dahulu memuji lawan bicaramu dan mengapresiasi apa yang sudah diperbuatnya.
Dengan trik ini, kamu akan terlihat peduli pada temanmu dan menginginkan hal yang terbaik untuknya.
Saran yang kamu berikan kemungkinan besar akan diterimanya sebagai sesuatu yang kamu maksudkan agar dia melakukan hal yang lebih baik ke depannya.
Dengan menggunakan cara ini, kamu tidak hanya bisa memberikan saran tanpa menyinggung, tetapi juga kamu bisa terlihat lebih santun serta bersahabat.
Selalu Sertakan Kata Maaf
Dalam usaha memberikan saran tanpa menyinggung, kamu juga tidak boleh meninggalkan kata maaf dalam percakapanmu. Kata maaf ini penting sebagai tanda bahwa kamu memang sedari awal tidak ada maksud untuk menyinggung apalagi menjatuhkannya.
Kata maaf juga merupakan bentuk budaya kesopanan dalam berkomunikasi. Tentunya kamu akan terdengar lebih santun ketika mengucapkan kata maaf.
Walaupun terkesan seperti basa-basi, ucapan maaf diawal justru bisa meleburkan suasana sehingga saat kamu mengutarakan saran, suasana tidak menjadi tegang dan canggung.
Berikan Opsi
Sebenarnya, tidak salah jika kamu hanya memberikan saran atau kritik. Akan tetapi, jauh lebih baik bagimu jika kamu juga membuka opsi untuk lawan bicaramu agar dia bisa memilih langkah mana yang sebaiknya dia ambil.
Ingat bahwa bagaimanapun, dialah yang berkuasa akan kehidupannya dan bukan dirimu. Dia selalu berhak untuk menentukan mana yang menurutnya baik dan buruk.
Tanamkan dalam dirimu bahwa yang bisa kamu berikan hanyalah pendapat sebagai pertimbangan, bukan sebagai sesuatu yang harus dilakukan.
Itulah beberapa hal yang harus kamu lakukan jika ingin memberikan saran tanpa menyinggung. Jangan lupakan satu poin pun, ya! (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto