RADARMAGELANG.ID - Fenomena generasi sandwich semakin banyak dibicarakan, terutama di masa kini.
Menurut The Washington Post, istilah generasi sandwich digunakan untuk menggambarkan orang dewasa yang harus merawat atau bertanggung jawab atas orang tua sekaligus anak-anak mereka.
Tanggung jawab ganda ini sering kali menimbulkan tekanan emosional, finansial, hingga keterbatasan waktu, serta membawa tantangan tersendiri dalam kehidupan sehari-hari.
Di Indonesia, fenomena ini tidak hanya menjadi topik diskusi di masyarakat, tetapi juga sering diangkat dalam berbagai judul film dan serial televisi yang mencoba menangkap realitas kehidupan generasi sandwich.
Film-film ini mengeksplorasi dilema emosional yang muncul, serta bagaimana generasi sandwich mencoba mencari keseimbangan antara tuntutan keluarga, karier, dan kebutuhan pribadi, menghadirkan cerminan dari realitas banyak keluarga di Indonesia.
Berikut 3 film Indonesia yang menceritakan tentang sandwich generation :
1. Home Sweet Loan (2024)
Home Sweet Loan, yang dijadwalkan tayang pada 26 September 2024, diadaptasi dari novel best seller karya Almira Bastari.
Film ini berkisah tentang Kaluna, anak bungsu yang terjebak dalam peran sebagai generasi sandwich, harus menanggung beban untuk menghidupi kedua orang tuanya serta kakak-kakaknya yang sudah berkeluarga namun kerap menambah masalah.
Tertekan oleh tuntutan keluarganya, Kaluna bertekad membeli rumah impian agar bisa hidup mandiri, jauh dari campur tangan keluarganya. Namun, perjalanannya tidak mudah, karena selain masalah keluarga yang terus datang, ia juga harus menghadapi penghasilannya yang terbatas.
Film ini dibintangi oleh Yunita Siregar, Derby Romero, Fita Anggraini, Risty Tagor, Budi Ros, Daisy Lantang, Ariyo Wahab, Ayushita Nugraha, Wafda Saifan, Rangga Riantiarno, dan Naura Hakim.
2. Gampang Cuan (2023)
Gampang Cuan menceritakan perjuangan Sultan, seorang pria yang merantau ke Jakarta untuk menafkahi ibu dan dua adiknya di kampung.
Demi menjaga harga dirinya dan kebanggaan keluarganya, Sultan terpaksa berbohong bahwa ia telah sukses, padahal kenyataannya ia hanya bekerja sebagai tukang parkir.
Konflik memuncak ketika kedua adiknya memutuskan menyusul ke Jakarta dan kecewa mengetahui kebohongan Sultan. Masalah keluarga semakin bertambah saat rumah mereka di kampung harus dilelang, dan Sultan dihadapkan pada tugas melunasi utang keluarganya.
Dibintangi oleh Vino G. Bastian, Anya Geraldine, Meriam Belina, dan Alzi Markers, film ini berhasil menarik lebih dari 700 ribu penonton di bawah arahan sutradara Rahabi Mandra.
3. Cinta Pertama, Kedua & Ketiga (2021)
Film Cinta Pertama, Kedua & Ketiga mengisahkan perjalanan hidup seorang pemuda bernama Raja yang tengah dihadapkan pada pilihan sulit.
Raja harus menentukan apakah ia akan merawat ayahnya yang sudah lanjut usia atau mengejar karier impiannya. Sebagai anak bungsu, tanggung jawab merawat ayahnya jatuh padanya setelah dipercayakan oleh kakaknya, meskipun ia juga bekerja keras sebagai sopir online.
Selain permasalahan keluarga, Raja juga terlibat dalam kisah cinta yang rumit. Hubungannya dengan wanita yang ia cintai menjadi mustahil ketika ibu dari wanita tersebut menikahi ayahnya, sehingga mereka menjadi saudara tiri.
Disutradarai oleh Gina S. Noer, yang sebelumnya sukses dengan Dua Garis Biru (2019), film ini menampilkan aktor-aktor ternama seperti Angga Yunanda, Putri Marino, Slamet Rahardjo, Ira Wibowo, dan Asri Welas, dan menyajikan drama penuh konflik emosional yang mengharukan.
Itulah, 3 film Indonesia yang menceritakan tentang sandwich generation. (mg21/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo