Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Bulog Gelontorkan Beras SPHP dan Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Menjaga Stabilitas Harga Beras

Lis Retno Wibowo • Minggu, 7 Juni 2026 | 12:36 WIB
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal. (Istimewa)
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal. (Istimewa)

 RADARMAGELANG.ID, Magelang- Perum Bulog terus memperkuat langkah stabilisasi pangan nasional melalui percepatan penyaluran bantuan pangan beras serta penggelontoran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke berbagai wilayah guna menjaga keterjangkauan harga beras bagi masyarakat.

Pimpinan Perum Bulog Cabang Magelang M Ihsan Suraadilaga menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai instrumen untuk mengantisipasi dinamika harga beras di sejumlah daerah.

Salah satu langkah utama yang saat ini dijalankan adalah percepatan distribusi bantuan pangan dan optimalisasi penyaluran beras SPHP ke pasar-pasar rakyat.

Baca Juga: Serapan Gabah Beras Petani Tembus 3 Juta Ton, Bulog Catat Rekor Baru Penguatan Cadangan Pangan Nasional

“Hingga awal Juni 2026, stok beras yang dikelola Bulog mencapai  63.212 ton. Jumlah ini sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan program bantuan pangan, SPHP, serta berbagai intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di seluruh Indonesia,” ujar M Ihsan Suraadilaga.

Sampai dengan tanggal 6 Juni 2026 penyaluran bantuan pangan beras telah terealisasi hampir 86.69 persen atau telah diterima oleh hampir 13.089.060 kg dan minyak goreng  2.617.812 liter.

Untuk bantuan pangan  jumlahnya 754.904 PBP yang menerima bantuan dari total target beras 15.098.180 kg dan minyak goreng 3.019.636 liter.

Pemerintah menargetkan seluruh bantuan pangan dapat tersalurkan hingga akhir Juni 2026.

Percepatan penyaluran bantuan pangan tersebut diyakini akan memberikan dampak langsung terhadap penguatan daya beli masyarakat.

Sekaligus membantu meredam tekanan harga beras di tingkat konsumen.

Selain bantuan pangan, Bulog juga terus mengoptimalkan distribusi beras SPHP hingga mencapai 2.944 ton  ke berbagai saluran distribusi resmi.

Termasuk pasar tradisional, kios pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), dan jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

“Beras SPHP merupakan instrumen strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh beras dengan harga yang terjangkau. Oleh karena itu, penyalurannya terus kami percepat dan perluas agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata,” tambah Direktur Utama  Perum Bulog Ahmad Rizal dalam rilisnya.

Pemerintah menilai bahwa kombinasi antara penyaluran bantuan pangan dan distribusi beras SPHP merupakan langkah efektif dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar.

Dengan ketersediaan stok yang kuat dan jaringan distribusi yang luas, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kecukupan pasokan beras nasional.

Bulog juga memastikan seluruh cadangan beras pemerintah yang dikelola saat ini berada dalam kondisi aman dan siap digunakan sewaktu-waktu untuk mendukung kebijakan stabilisasi pangan nasional.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang karena stok beras nasional dalam kondisi sangat mencukupi. Bulog bersama Badan Pangan Nasional dan seluruh pemangku kepentingan akan terus bekerja memastikan harga beras tetap stabil dan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi,” tutup  M Ihsan Suraadilaga. (rls/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#stabilitas pangan #ahmad rizal #Bantuan Pangan Beras #M Ihsan Suaraadilaga #Perum bulog cabang magelang