Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Ini Penyebab Siswa SMKN 4 Semarang Gamma Rizkynata Oktafandy Tewas Ditembak Polisi

H. Arif Riyanto • Selasa, 26 November 2024 | 02:53 WIB
Gamma Rizkynata Oktafandy
Gamma Rizkynata Oktafandy

RADARMAGELANG.ID, Semarang—Kronologi tewasnya Gamma Rizkynata Oktafandy, 17, siswa SMK Negeri 4 Semarang, Jawa Tengah yang diduga akibat ditembak oknum polisi masih belum jelas.

Motif penembakan juga belum ada keterangan resmi dari kepolisian.

Namun berdasarkan keterangan akun @basukirahmad yang diunggah di Facebook dijelaskan,  diduga penembakan itu beradal dari saling serempetan saat berkendara.

Seorang siswa bernama Gamma Rizkynata Oktafandy, anggota Paskibra SMK 4 Semarang kelas XI Teknik Mesin 2 ditembak oknum polisi.

Beberapa saksi menyebutkan korban ketika itu bersama satu orang temannya berinisial S, melintas Sabtu (23/11/2024) malam jelang Minggu (24/11/2024) dini hari.

Kendaraannya bersenggolan diduga dengan polisi, korban ditembak mengenai pinggul.

Sementara teman korban luka tembak di tangan, dan berhasil selamat.

“Turut beduka cita atas kematian korban, semoga keluarga diberi ketabahan,” tulis @basukirahmad.

Gamma Rizkynata Oktafandy
Gamma Rizkynata Oktafandy

Sementara itu, unggahan di salah satunya akun @Kyai Mbeler menyebutkan korban meninggal dunia pada Minggu 24 November 2024 pukul 01.58 WIB.

Dia menuliskan kronologi yang didapatkan dari keluarga, korban terkena tembak konum polisi, sempat dilarikan ke RSUP dr Kariadi Semarang, namun takdir berkata lain.

Korban tak selamat sebab peluru yang menembus pinggulnya.

Pemakaman korban dilakukan Minggu sore di Sragen. Profil Gamma Rizkynata Oktafandy

Korban siswa kelas XI Teknik Mesin 2, meninggal dunia Minggu (24/11/2024).

Korban sempat dirawat beberapa jam di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP dr Kariadi Semarang.

Staf Humas RSUP dr Kariadi Semarang Aditya Kandu membenarkan korban tersebut sempat dirawat di IGD RSUP dr Kariadi Semarang.

 “Inggih leres Mas (iya, betul), di data kami pasien nama (inisial) GRO, masuk IGD tanggal 24 November 2024 dan keluar pada tanggal yang sama,” kata Adit.

Saat ditanyakan apakah pasien sempat operasi pengeluaran proyektil, Adit belum bisa memastikan.
“Maaf, kami kurung paham untuk kronologis kejadian dan penanganan medisnya, untuk diagnosa kami belum terinfo,” sambungnya.

Informasi dari pihak forensik setempat, pasien tersebut sudah dibawa pulang ke alamat tinggal di Jalan Borobudur Timur, Manyaran, Kota Semarang.

Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto saat dikonfirmasi, menyarankan agar wartawan menghubungi Kapolrestabes Semarang.

“Segera ke Kapolrestabes Semarang,” katanya.

Wartawan juga sempat mengkonfirmasi ke Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio terkait adanya informasi GRO (korban) meninggal diduga akibat ditembak oknum polisi di Kota Semarang.

Kombes Dwi tak menampiknya. “Betul. Untuk kejadiannya ke Polrestabes, trims,” tulis Kombes Dwi. (*)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#smkn 4 semarang #Bidhumas Polda Jateng #penembakan #gamma #polrestabes semarang #polda jateng